RUTENG, RANAKANEWS.com-Rehabilitasi dan peningkatan ruas jalan Cancar-Golo Worok kini sedang dikerjakan.
Proses pengaspalan jalan dengan jenis Hot Rolled Sheet (HRS) atau jenis campuran aspal panas (Lataston) yang sering digunakan sebagai lapisan pengerasan jalan raya. Pekerjaan ini terus digempur untuk mencapai target yakni dengan panjang 2,5 Kilometer.
Warga setempat turut berpatisipasi untuk melakukan pengawasan pekerjaan, bahkan media sosial digunakan untuk memposting setiap item pekerjaan.
Pantauan, media www.Ranakanews.com, masyarakat di wilayah itu sedang menyimak dan menyaksi proses pengerjaan ruas jalan itu. Sementara, sejumlah alat berat pendukung pekerjaan dan para pekerja sedang sibuk melakukan pengaspalan. Sehingga, proses transparansi dalam pekerjaan selalu diutamakan.
Pejabat Pembuat Komitmen, Chitra Ayu Purwarini, menerangkan, bahwa pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan ruas jalan itu sedang dikerjakan oleh penyedia jasa.
Hingga saat ini progres pekerjaan mengalami deviasi plus atau melampaui target yang telah ditetapkan.
“Progres pekerjaan jalan Cancar-Golo Worok mencapai 65 persen,”kata Chitra kepada wartawan.
Kata Warga
Proses pengerjaan ruas jalan ini disaksikan secara langsung oleh warga pengguna jalan maupun masyarakat yang di ada daerah itu.
Hanis Jabur, warga Golo Worok, mengatakan, hampir setiap saat proses pengaspalan jalan ini dipantau secara langsung oleh warga sekitar, bahkan pihak kontraktor pelaksana membuka ruang bagi masyarakat umum.
“Jujur pak kami kagum. Kami juga dilibatkan untuk memantau pekerjaan. Bahkan setiap keluhan kami tidak diabaikan,” ucap Hanis.
Hanis menilai pekerjaan ruas jalan tersebut sangat cepat dan peralatannya sangat memadai, sehingga tidak ada hambatan.
Kendati demikian, ia mengaku bahwa faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap progres pekerjaan. Apalagi, Kabupaten Manggarai saat ini dilanda dengan intensitas hujan yang sangat tinggi.
“Ini membuktikan bahwa pihak kontraktornya sangat bertanggung jawab atas pekerjaan. Apalagi armada atau alat pendukung pekerjaan sangat lengkap” tukasnya.
Oleh sebab itu, ia meminta Pemkab Manggarai mengakomodir dan menginventarisir untuk perusahaan seperti ini.
“Kalau armada perusahaan lengkap maka memudahkan proses penyelesaian pekerjaan” tutupnya.
Untuk diketahui, proyek rehabilitasi dan peningkatan jalan tersebut dikerjakan oleh CV Davidtiano Putra dengan nilai kontrak Rp 7.958.188.600, yang dituangkan dalam surat kontrak kerja bernomor: PPK.REHAB.REKON-JLN/PJDA/26/VIII/2026 yang ditandatangani pada 31 Agustus 2026. Pelaksanaan pekerjaan dimulai setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor PPK.REHAB.REKON-JLN/PJDA/29/IX/2026 diterbitkan pada 1 September 2026.
Proyek dikerjakan selama 100 hari kalender, terhitung sejak 1 September hingga 9 Desember 2026. (Kons Hona)












