
LARANTUKA,RANAKANEWS.com – Gerakan kemanusiaan membantu korban erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki kembali dilakukan oleh Relawan Sahabat Padre Marco,SVD dengan menyalurkan bantuan perlengkapan belajar dan bermain tahap 2 bagi siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Desa Dulipali dan Nurabelen di Posko Pengungsian Desa Konga, Senin (29/01/2024) sore.
Sebanyak 15 siswa-siswi PAUD Desa Dulipali dan 26 siswa-siswi PAUD Desa Nurabelen Kecamatan Ile Bura yang mendapatkan donasi Sahabat Padre Marco, SVD.
Setelah sebelumnya, Sahabat Padre Marco, SVD juga menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap 1 kepada 50 siswa-siswi PAUD di Posko pengungsian Desa Boru dan 40 siswa-siswi PAUD Desa Nobo di tenda pengungsian Desa Konga.
Tiba dengan mobil pick up Putra Kamalera, di tenda Kemendikbud Republik Indonesia Posko pengungsi korban erupsi di Desa Konga, Senin (29/01/2024) pukul 16.00 WITA, Tim Sahabat Padre Marco, SVD atau yang dikenal luas dengan Padre Markus Solo Kewuta, SVD, Pastor asal Kampung Lewouran, yang berkedudukan di Tahta Suci Vatikan sebagai Anggota Dewan Penasehat Kepausan, langsung disambut dengan penuh ceria oleh siswa-siswi, ibu guru dan orang tua siswa-siswi PAUD Desa Dulipali dan Nurabelen, yang sudah menunggu sejak pukul 15.00 WITA di tenda Kemendikbud Republik Indonesia.
Suasana hujan lebat yang mengakibatkan air mengalir membasahi tenda, tak sedikitpun menyurutkan niat para siswa-siswi PAUD.
Rupanya, mereka begitu merindukan bertemu Tim Sahabat Padre Marco, SVD datang membawa bantuan tas sekolah serta perlengkapan belajar dan bermainnya.
Ibu Kepala Sekolah PAUD Nurabelen Elisabeth Eti Puka dan Kepala Sekolah PAUD Dulipali Bernadeta, juga terlihat sangat senang dan bersemangat mendapatkan donasi ini.
Tim Sahabat Padre Marco, SVD dari Desa Lewotobi yang turun langsung ke Konga kali ini adalah: Maria Fidelia Ingulolon, Isabella Sado, Fanty Witin, Ina Keraf, Getrudis Kewuta, Roberth Ola dan Supir Amor Kelen.
Meskipun, sempat diguyur hujan deras hingga membuat suasana tenda Kemendikbud Republik Indonesia dipenuhi air, namun penyerahan donasi yang diikuti dengan bermain bersama siswa-siswi oleh Tim Sahabat Padre Marco, SVD tetap berjalan lancar hingga pembagian tas sekolah dan makanan ringan.
Serta pernyataan ucapan terima kasih kepada sahabat Padre Marco, SVD dimana pun atas segala bantuannya oleh para siswa-siswi dan ibu guru PAUD.
Sebagaimana disaksikan langsung Wartawan, penyaluran donasi ini spontan membuat siswa-siswi ingin segera pulang ke rumah, dan mulai masuk sekolah seperti biasa.
“Kami mau pulang ke rumah dan masuk sekolah seperti biasa,”ujar beberapa siswa-siswi PAUD saat diajak bicara oleh Ibu Guru PAUD Lewotobi Fanti Witin dan mantan Kepsek PAUD Sogalewo Lewotobi, Maria Fidelia Ingulolon.
Hal yang sama diungkapkan Kepsek PAUD Nurabelen Elisabeth Eti Puka dan Kepsek PAUD Dulipali, Bernadeta kepada Media, Senin (29/01/2024) sore.
“Terus terang, Kami sangat senang dengan. Donasi Sahabat Padre Marco, SVD ini.
Sesuatu yang istimewa atas kunjungan ini,”terang Eti Puka, semangat.
Sementara Tim Sahabat Padre Marco, SVD, yang diwakili Maria Fidelia Ingulolon, salah seorang Ibu Guru SDK Lewotobi Ile Bura, menyatakan, donasi Sahabat Padre Marco, SVD ini khusus bagi siswi-siswi PAUD agar bisa mendapatkan perhatian khusus di tenda pengungsian.
“Ini sebagai motivasi belajar dan bermain bagi Siswa-siswi PAUD agar selama di tenda pengungsian tak mengalami kehilangan waktu belajar dan bermain.
Iyah, ini membuat mereka agar lekas kembali ke sekolahnya,”terang Maria Fidelia.
Penyaluran donasi Sahabat Padre Marco,SVD ini berakhir pukul 17.30 WITA, yang ditutup dengan foto bersama dan ungkapan terima kasih kepada Sahabat Padre Marco, SVD di Australia, Jakarta, Medan, Surabaya dan dimanapun atas bantuannya,”tutup Maria Fidelia dan Isabella Sado. (OLA)