Selasa Ceria Puskesmas Ile Bura Bersama 12 Pasangan Kelas Ibu Hamil Desa Lewotobi

Kegiatan Kelas Ibu Hamil Desa Lewotobi bersama Puskesmas Ile Bura, Selasa, 05 Desember 2023 pagi di Posyandu Sogalewo Desa Lewotobi: Foto (OLA/Ranakanews.com)
Kegiatan Kelas Ibu Hamil Desa Lewotobi bersama Puskesmas Ile Bura, Selasa, 05 Desember 2023 pagi di Posyandu Sogalewo Desa Lewotobi: Foto (OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com,- Kegiatan Kelas Ibu Hamil untuk memberikan penyuluhan dan pemahaman bagi para Ibu Hamil dan Suami Siaga Desa Lewotobi, dalam mempersiapkan kehamilan, persalinan dan pasca persalinan dengan baik, yang digagas Puskesmas Ile Bura, Selasa 05 Desember 2023 berjalan ceria dan lancar, bertempat di Posyandu Sogalewo, dari pukul 08.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA.

Kegiatan ini sedianya berlangsung selama dua hari, yakni sampai Rabu, 06 Desember 2023,”terang Ketua Kader Posyandu Sogalewo Desa Lewotobi, Ansi Kuma Witin, dalam kata pengantarnya.

Sebanyak 12 Ibu Hamil bersama Suami Siaga terlibat aktif dalam kegiatan ini.

Sementara itu, ada 4 (empat) narasumber dari Puskesmas Ile Bura yang hadir dalam kegiatan Kelas Ibu Hamil, di hari pertama ini yakni: Tenaga Bidan Maria Imaculata Ritan, Bidan Serly Kebo, Maria Lelo Hurint dan Tenaga Gizi Weni Asmara.

Sejumlah hal penting yang harus jadi perhatian serius bagi Ibu Hamil dan Suami Siaga, pun disampaikan secara terbuka oleh narasumber dan mendapat respons positif.

Diantaranya: tanda-tanda kehamilan muda seperti muntah-muntah di pagi hari.

Lalu kehamilan tua yang ditandai nyeri pinggang, kaki bengkak, sensitif dan mudah khawatir.

“Wajib menjaga Ibu Hamil tetap sehat, agar Janin sehat-cerdas dengan makan makanan 4-5 bintang, istirahat cukup, periksa kehamilan secara teratur ke Bidan/Dokter dan selalu menjaga kebersihan.

Selain itu, dilarang keras merokok dekat Ibu hamil, Ibu hamil dilarang beralkohol, tidak boleh kerja berat dan tidur terlentang lebih dari 10 menit saat hamil tua, serta jangan minum obat tanpa resep dokter,”terang Bidan Marni Ritan yang tampil dengan materi kehamilan.

Tak cuma itu, Bidan Marni Ritan juga sentil soal mitos bahwa Ibu hamil jangan makan banyak supaya bayi tidak besar dalam rahim dan menyulitkan saat persalinan, sebagai hal yang tidak benar.

Kelas Ibu Hamil Desa Lewotobi bersama Tenaga Kesehatan Puskesmas Ile Bura, Selasa 05 Desember 2023 pagi di Posyandu Sogalewo Desa Lewotobi: Foto (OLA/Ranakanews.com)

Dibagian lainnya, Bidan senior Puskesmas Ile Bura, Serly Kebo yang menyajikan informasi seputar persalinan menganjurkan agar tafsiran persalinan wajib diketahui Ibu hamil dan Suami supaya lebih siaga.

Karena bisa saja terjadi pada 2 (dua) minggu sebelum dan sesudah tanggal bulan tafsiran awal.

“Termasuk wajib tahu tanda-tanda jelang persalinan.

Lalu, pada saat persalinan hingga keadaan pasca persalinan.

Kemudian, masa Nifas selama 42 hari sampai Ibu bersalin sembuh total.

Serta proses Inisiasi Menyusu Dini Ibu dan Bayi.

Ini semua wajib diketahui untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, dan hal yang dilarang seperti jangan ke dukun, pakai stagen pasca bersalin, duduk diatas api, mandi air panas pasca bersalin, bersihkan payudara dengan alkohol pasca bersalin,”urai Serly Kebo.

Adapun materi yang tak kalah pentingnya yang dibawakan Bidan Maria Lelo Hurint, yakni: penggunaan alat kontrasepsi yang baik, sehat dan benar pasca bersalin supaya bisa menjaga jarak kehamilan.

Demikian pula dengan materi seputar asupan gizi yang baik dan benar selama masa kehamilan, juga diterangkan dengan sangat baik oleh Tenaga kesehatan gizi Weni Asmara.

Menurutnya, asupan gizi bagi Ibu hamil harus diperhatikan dengan baik selama 20 bulan kehamilan, guna mencegah stunting. Baik karbohidrat dan proteinnya.

“Misalnya, untuk percepat tinggi badan, harus diperhatikan asupan gizinya pada usia kehamilan 0 hingga 5 bulan.

Lalu pada 5 hingga 9 bulan untuk berat badan bayi.

Ibu hamil dan Suami siaga wajib tahu makanan yang baik buat Ibu hamil.

Karbohidrat, Protein Hewani dan Nabati harus dikonsumsi setiap hari agar bisa capai kematangan sempurna.

Konsumsi minyak pun cukup 5 sendok makan per hari.

Gula 2 sendok makan sehari untuk cegah diabetes. Termasuk garam hanya 1,4 hingga 1,6 gram sehari,”terang Weni Asmara.

Kegiatan Kelas Ibu Hamil Desa Lewotobi hari pertama ini diakhiri dengan santap siang dan foto bersama penuh ceria. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version