Terkait Pembangunan di Kelurahan Mantasi, Berikut Usulan Solusinya

KUPANG, RANAKANEWS.com-  Permasalahan. Ada beberapa permasalahan penting yang menjadi kebutuhan masyarakat Kelurahan Mantasi, antara lain:

1. Kondisi tanah yang labil dan topografi wilayah yang berbukit, berdampak pada terjadinya bencana tanah longsor setiap tahun

2. Masyarakat Kelurahan Mantasi tidak memiliki akses jalan utama lain, selain jalan Trikora, sehingga konektivitas transportasi dan kelurahan lain harus tetap terjamin orang dengan keberlangsungannya.

3. Masyarakat Kelurahan Mantasi tidak memiliki sarana publik lain yang dapat digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Masyarakat Kelurahan Mantasi diwakili oleh Ketua LPM, Syafrudin Sabong, S.Pd, M.Pd kepada Penjabat Walikota Kupang, George M.Hadjoh, SH ketika berkantor di Kelurahan Mantasi, Selasa (6/12/2022).

“Pada kesempatan luar biasa ini ijinkanlah saya atas nama masyarakat menyampaikan beberapa hal terkait kondisi riil yang telah dan sedang dialami masyarakat Kelurahan Mantasi.

Usulan Solusi.

Terhadap permasalahan yang dihadapi, pada kesempatan ini kami mengusulkan kepada Bapak Penjabat Walikota Kupang agar dapat memberikan atensi terhadap persoalan dimaksud. Oleh karena itu, kami mengusulkan:

Pertama, Pembuatan Bronjong di wilayah Kelurahan Mantasi sepanjang 885 meter, sengan rincian sebagai berikut:

1. RT.001 dan RT.002 sepanjang 750 meter.

2. RT.003 sepanjang 100 meter.

3. RT.006 sepanjang 15 meter.

4. RT.007 sepanjang 20 meter.

Kedua, Pembuatan Drainase di wilayah Kelurahan Mantasi sepanjang 475 meter, dengan rincian, sebagai berikut:

1. RT.001 sepanjang 200 meter.

2. RT.003 sepanjang 200 meter. sepajang 75 meter, RT.006, Tembok Penahan.

3. Pembangunan di wilayah kelurahan Mantasi sepanjang 720 meter, dengan rincian sebagai berikut: RT.001 sepanjang 200 meter,  RT.002 sepanjang 250 meter, RT.003 sepanjang 50 meter, RT.004 sepanjang 120 meter, RT.005 sepanjang 100 meter, Pembangunan jembatan Penghubung Mantasi Air Mata. Manutapen dan perbaikan jembatan Merah Mantasi.

Mengingat bahwa Masyarakat Kelurahan Mantasi hanya memiliki satu jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Mantasi dengan Kelurahan Air Mata dan Kelurahan Manutapen, maka konektivitasnya menjadi kebutuhan yang urgen dan mendesak.

“Oleh karena itu, kami mengusulkan pembangunan jembatan penghubung yang kondisi saat ini sudah mulai keropos. Selain itu kami juga mengusulkan perbaikan Jembatan Merah Mantasi yang menghubungkan Kelurahan Mantasi dengan Kelurahan Fontein,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pembangunan Kantor Lurah Mantasi. Satu-satunya sarana umum yang dapat digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat adalah Kantor Lurah Mantasi.

Melihat kondisi Kantor Lurah saat ini sangat tidak representatif bahkan dalam fungsi sebagai tempat kerja bagi pegawai juga tidak memadai. Oleh karena itu, pembangunan gedung Kantor Lurah yang baru juga menjadi kebutuhan kami yang penting dan mendesak.

“Sebagai informasi kepada Bapak Penjabat Walikota Kupang, semua hal yang kami usulkan ini sudah “Berulang Tahun” beberapa kali setiap Musrenbang Kelurahan,” ungkap Safrudin.

“Demikian beberapa hal yang bagi kami merupakan kebutuhan yang penting dan mendesak. Kami berharap permasalahan ini dapat diatasi bersamaan dengan kehadiran Bapak Penjabat Walikota Kupang di Kelurahan kami. atas Akhirnya, nama masyarakat Kelurahan Mantasi, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Penjabat Walikota Kupang yang bersedia bertemu dan berdialog dengan kami. Semoga Tuhan memberkati Bapak Penjabat Walikota dalam karya dan keluarga,” pungkasnya. (TD)

 

 

error: Konten dilindungi!