Terus Alami Kegempaan & Potensi Erupsi, KRB Gunung Lewotobi Laki-Laki Diperluas 6 Km

Desa Nawokote, salah satu desa yang terparah dampak letusan Gunung Api Lewotobi Laki-laki: Foto (,OLA/Ranakanews.com)

LARANTUKA,RANAKANEWS.com –
Aktivitas kegempaan Gunung Api Lewotobi Laki-laki yang terekam selama periode 5-12 Februari 2025, yakni : 4 kali letusan, 144 kali gempa hembusan, 46 kali gempa harmonik, 7 kali gempa low frekuensi, 12 kali gempa vulkanik dalam, 5 kali gempa tektonik lokal, 35 kali gempa tektonik jauh dan 1 kali getaran banjir, membuat potensi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki meningkat.

Karena itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5′ Km dari pusat erupsi, barat daya dan timur laut 6 Km.

Demikian siaran Pers bernomor : 26/KM.05/BGL/2025, terkait Perluasan jarak rekomendasi Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT tertanggal 12 Februari 2025 yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Data Mineral Republik Indonesia Badan Geologi, pukul 03.00 WITA yang ditandatangani Dr.Ir.Muhammad Wafid,AN.,M.Sc.

Dalam siaran pers itu, masyarakat juga diminta mewaspadai banjir lahar pada sungai-sungai yang berhulu ke puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru dan Nawakote.

Selain itu, warga juga diminta hindari bahaya abu vulkanik dengan selalu menggunakan masker/penutup wajah dan hidung.

Pemda Flotim juga diminta tetap berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Dibagian lainnya, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Emanuel menegaskan, para pengungsi agar tetap berada di tenda pengungsian dan hunian sementara.

“Warga diminta jangan panik, tetap tenang dan jangan percaya informasi yang sumbernya tidak jelas,”pungkas Emanuel.

Pantauan Wartawan hingga Rabu (12/2/2025) malam Gunung Api Lewotobi Laki-Laki belum ada informasi terkait meningkat aktivitasnya.

Suasana cenderung aman di seputar wilayah Kecamatan Ile Bura seperti Desa Nurabelen, Lewotobi, Riangrita, Lewoawang hingga Riangbura.

Aktivitas warga pun berjalan biasa sebagaimana hari-hari kemarin.

Langit malam tampak cerah, sesekali bertiup angin sepoi-sepoi basah. (OLA)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version