Mahasiswa Pasola Student Asal Wanukaka Kupang Diwisudakan

Dewan Pembina Pasola Student Kupang, Hendrik Gaungu, SE (kedua dari kanan) foto bersama wisudawan-wisudawati didampingi orangtua masing -masing yubilaris, pada acara syukuran wisuda di kediaman Dewan Pembina, Sabtu (25/3/2023) malam.

KUPANG, RANAKANEWS.com- Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang wisudakan 537 lulusan pada tahun 2023. Wisudawan dan Wisudawati dikukuhkan langsung oleh Rektor, Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko melalui Rapat Senat Terbuka UKAW Kupang bertempat di Gor Oepoi Kupang, Sabtu (25/3/2023).

Ratusan mahasiswa-mahasiswi yang diwisudakan tersebut merupakan Sarjana angkatan ke-65 dan Pascasarjana ke-21. Ratusan lulusan ini tersebar di 7 (tujuh) fakultas dan 13 program studi (Prodi) yang ada di UKAW dengan rincian; Program Pascasarjana Teologi (S2) sebanyak 11 orang, Fakultas Teologi  Agama Kristen sebanyak 47 orang, termasuk yang sisanya mahasiswa dan mahasiswi asal Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat.

Hal ini disampaikan Dewan Penasehat Pembina Pasola Student Kupang Hendrik Gaungu, SE, disela-sela acara syukuran wisudawan, wisudawati; Kornelis Koiki Mau, S.TP, Nedi Goli, S.Pd dan Stefanie D. Kaniha, S.Pd dihadiri orang tua Adreas Runga Wada, Jeiwu Gauru dan Borra Hama, Sabtu (25/3/2023) malam.

Dewan Pembina Pasola Student Kupang, Hendrik Gaungu menyampaikan “terima kasih kepada 3 (tiga) anak saya yang sudah diwisudakan hari ini. Khusus Stefanie dan Goli mereka tinggal di rumah. Sebagai orangtua saya merasa bangga dan senang bahwa mereka selesai pendidikan tepat waktu,” akui Hendrik bangga.

Hendrik mengakui bahwa piara anak cewek tidak mudah. “Ketika mereka berhasil saya merasa bangga, senang. Sebagai orangtua, tentu mengharapkan mereka (anak-anak,red) selesai kuliah tepat waktu,” katanya.

Lanjut Caleg DPRD 2024 Partai Kebangkitan Bangsa ini menegaskan bahwa ketika mereka sudah menamatkan pendidikannya setelah pulang kampung dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya Wanokaka. Karena seorang sarjana pendidikan Bahasa Inggris, mereka harus mengapdi yaitu seorang guru.

“Terima kasih kepada orang tua dari Nedi Goli, S.Pd, Stefanie D. Kaniha, S.Pd dan Kornelis Koiki Mau, S.TP yang telah mempercayai saya sebagai orangtua di Kupang. Saya juga menegaskan kepada mahasiswa Pasola Student yang sedang mengikuti proses studinya agar serius kuliah sehingga selesai tepat pada waktunya,” harap Hendrik.

Ia juga menegaskan kepada ketiga mahasiswa-mahasiswi yang diwisudakan untuk tetap mensyukuri apa yang menjadi berkat dari momen wisuda ini tetap rendah hati walaupun sudah gelar sarjana.

Salah satu orang tua Andreas Runga Wada asal Desa Hupu Mada didampingi Borra Hamma asal Desa Hupi Mada dan Jeiwu Gauru asal Desa Bali Loku mengaku bangga dan senang atas diwisudakan ketiga anak mereka.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas cintaNya sehingga anak kami diwisudakan hari ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Hendrik selaku orang tua mereka di Kupang selama mereka kuliah. Berkat perhatian dan motivasi dari beliau sehingga anak-anak kami boleh berhasil seperti ini,” ungkap Andreas, bangga.

Lanjut Andreas mengatakan, “Kami sebagai orangtua dari anak-anak siap mendukung dan bahkan juga seluruh mahasiswa asal dari sana (Sumba, red) siap mendukung Pak Hendrik pada pemilu yang akan datang,” tegas Andreas.

Hal yang sama juga disampaikan oleh orangtua Bora Hamma dan Jeiwu Gauru, mengaku bahagia dan bangga. “Terima Kasih sudah melewati proses panjang akhirnya indah pada waktunya. Terima kasih kepada Pak Hendrik yang begitu baik selalu memotivasi kepada anak-anak kami selama kuliah di Kupang. Terima kasih Pak Hendrik,” ucapnya.

Wisudawan Kornelis Koiki Mau, S.TP didampingi Nedi Goli, S.Pd dan Stefanie D. Kaniha, S.Pd mengaku bangga dan senang, “akhirnya perjuangan yang begitu panjang, penuh tantangan dan rintangan sudah terbayarkan hari ini. Kami bertiga sangat bersyukur dan berterima  kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas campur tanganNya kami boleh berhasil dan diwisudakan hari ini,” akui Kornelis bangga.

“Ucapan terima kasih kepada Nene Hendrik yang selalu mendukung dan memotivasi kami selama kuliah di Kupang. Saya memang tinggal di kos, namun selalu tanya sudah sejauh mana perkembangan kuliahnya, kami hanya diam dan kami mau tunjukkan ke beliau dan hari ini, malam ini kami buktikan. Terima kasih Nene Hendrik,” ucap Kornelis.

“Ucapan terima kasih kepada kedua orangtua yang selalu mendukung dan selalu memberi motivasi dan juga mama yang selalu mendoakan anak-anaknya sehingga kami boleh berhasil dan diwisudakan hari ini. Terima Kasih bapa dan mama,” tambah Kornelis.

Senada dengan Kornelis, Nedi Goli, S.Pd juga Stefanie D. Kaniha, S.Pd menyampaikan Puji Tuhan, sungguh baik dan luar biasa. “Terima kasih kepada kedua orangtua yang menyekolahkan kami sampai meraih sarjana Bahasa Inggris. Kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas cintaNya kami boleh diwisudakan hari ini. Kami  bersyukur dan bangga bisa didampingi ayah kami, itu sudah sungguh luar biasa bagi kami,” ungkapnya penuh rasa haru.

“Terima kasih yang berlimpah kepada Nene Hendrik yang selalu ada untuk kami. Perhatian dan kasih sayang yang begitu baik, selalu mendorong kami sehingga kami bisa meraih kesuksesan seperti ini,” pungkasnya. (RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version