SOE, RANAKANEWS.com- Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba, S.Pd menghadiri Rapat Koordinasi Penurunan Stunting III yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang dihadiri oleh Bupati/Wabup, Pj. Walikota dari 22 Kab/Kota bertempat di Aula Mutis Kantor Bupati Timor Tengah Selatan, Selasa 1 November 2022.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan berupa Piagam dan Laptop kepada 10 Kabupaten terbaik di NTT hasil penilaian kinerja aksi konvergensi Stunting tahun 2022. Kabupaten Sumba Barat termasuk yang diberikan penghargaan atas pencapaian terbaik konvergensi Stunting tahun 2022.
Pemerintah Provinsi Bersama Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota terus bersinergi dalam percepatan penurunan penanganan stunting di Provinsi NTT.
Pemerintah menargetkan angka prevalensi kekerdilan atau stunting pada tahun 2024 berada di bawah 14 persen, sedangkan target penurunan stunting d NTT tahun 2023 adalah 10-12% sehingga diperlukan langkah-langkah terpadu.
Provinsi Nusa Tenggara Timur mengoptimalkan pelaksanaan aksi konvergensi dalam upaya menurunkan angka kasus stunting, kekurangan gizi kronis yang menyebabkan pertumbuhan anak terganggu sehingga badannya menjadi tengkes.
Aksi konvergensi penurunan stunting di antaranya meliputi pengidentifikasian sebaran stunting, ketersediaan program, dan kendala pelaksanaan integrasi intervensi gizi; penyusunan rencana peningkatan pelaksanaan integrasi intervensi gizi; penyelenggaraan rembuk stunting tingkat kabupaten/kota; serta pemberian kepastian hukum bagi desa untuk menjalankan peran dan kewenangan dalam intervensi gizi.
Aksi selanjutnya meliputi upaya memastikan ketersediaan dan fungsi kader yang membantu pelaksanaan integrasi intervensi gizi di desa; peningkatan pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi di tingkat kabupaten/kota; pengukuran pertumbuhan dan perkembangan balita dan publikasi angka stunting kabupaten/kota; serta peninjauan kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting.
Dalam arahannnya Gubernur NTT menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak sehingga trend penurunan stunting di Provinsi NTT menunjukan hasil yang positif.
Ada beberapa penegasan yg disampaikan oleh Gubernur NTT kepada para Bupati/Wakil Bupati yaitu;
- Para Bupati/ Wabup wajib memerintahkan para Kepala Desa/Lurah agar mengetahui seluruh ibu hamil yang ada di wilayahnya.
- PMT yang diberikan kepada anak-anak stunting itu wajib didokumentasikan dalam bentuk foto/video.
- Rapat-rapat dikurangi, perbanyak untuk kegiatan langsung dilapangan.
- Memastikan alat ukur antropometri terstandar di semua posyandu tersedia.
- Intervensi gizi sensitif berupa air bersih, sanitasi, rumah layak huni dan ketersediaan pangan tetap fokus dilakukan. (*/RN)
