Wagub NTT Hadiri Pengukuhan Dua Guru Besar UKAW Kupang

KUPANG, RANAKANEWS.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johanis Asadoma menghadiri Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar di Universitas Kristen Artha Wacana, Rabu (8/4/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Bahtera Artha Wacana tersebut, dua akademisi resmi dikukuhkan sebagai guru besar, yakni Jonathan Ebet Koehuan dan Beatrix Maureen Rehatta.

Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa jabatan guru besar merupakan otoritas akademik tertinggi yang disertai tanggung jawab sosial besar, terutama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di NTT.

“Guru besar tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pemikir dan penasihat strategis bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kepakaran di bidang teknik sumber daya alam dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengatasi persoalan kekeringan dan degradasi lahan di NTT.

Sementara itu, pengelolaan sumber daya pesisir dinilai penting dalam mendorong pengembangan ekonomi biru yang berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan pembangunan di wilayah daratan NTT berkaitan erat dengan pengelolaan air dan konservasi lingkungan, sehingga diperlukan inovasi berbasis riset ilmiah.

Wagub juga menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk pengelolaan daerah aliran sungai, konservasi tanah, dan penguatan vegetasi.

Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan modern dan kearifan lokal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor UKAW Kupang Godlief F. Neonufa menyebut pengukuhan tersebut sebagai tonggak penting dalam penguatan kapasitas akademik kampus.

Ia mengungkapkan, saat ini UKAW telah memiliki tujuh guru besar sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Ini bukan hanya pencapaian personal, tetapi juga momentum bagi institusi untuk terus berkontribusi menjawab tantangan zaman,” ujarnya. (BS/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version