Wali Kota Kupang Dukung Agenda PSMTI 2026, dari Aksi Bersih Sampah hingga Festival Lampion

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menerima audiensi Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung, bersama jajaran di ruang kerja wali kota, Rabu (28/4/2026). (Foto: DI)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan yang diinisiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang sepanjang 2026, mulai dari aksi pungut sampah hingga Festival Lampion Tong Tjiu Pia.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung, bersama jajaran di ruang kerja wali kota, Rabu (29/4/2026).

Turut mendampingi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Elia C. Tiara serta Plt. Kabag Umum Hubertus Mani.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota mengapresiasi partisipasi PSMTI dalam Karnaval Budaya HUT Kota Kupang yang dinilai memberi warna pada keberagaman budaya di kota tersebut.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai komunitas dalam kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah kegiatan Fun Walk yang akan digelar pada 16 Agustus 2026. Kegiatan ini dikemas dengan aksi pungut sampah di sepanjang rute.

Menurut Wali Kota, konsep tersebut merupakan langkah positif karena menggabungkan olahraga, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan.

Pemerintah kota, lanjutnya, akan mendukung melalui penyediaan armada pengangkut sampah serta koordinasi lintas perangkat daerah agar kegiatan berdampak nyata.

Selain itu, Festival Lampion Tong Tjiu Pia yang dijadwalkan berlangsung pada 25–27 September 2026 juga mendapat dukungan penuh. Wali Kota mengusulkan kawasan depan Taman Nostalgia sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Ia menilai festival tersebut berpotensi menjadi daya tarik baru sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk mendukung rencana pengembangan Car Free Night di kawasan tersebut.

Pemerintah kota, kata dia, akan membantu dari sisi perizinan, pengamanan, hingga rekayasa lalu lintas guna memastikan kegiatan berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua PSMTI Kota Kupang, Dedy Tanjung, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kegiatan yang dirancang tidak hanya untuk komunitas, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Menurutnya, fun walk dengan aksi pungut sampah merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan kota, sedangkan festival lampion diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh warga.

PSMTI juga berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi dalam membangun Kota Kupang yang bersih, harmonis, dan berbudaya.(AL/RN)

error: Konten dilindungi!