WHO Menilai Pelaksanaan PIN Polio di Manggarai-NTT Sangat Bagus

RUTENG, RANAKANEWS.com – Konsultan Internasional World Health Organization (WHO) Ranjith Batuwanthudawe melakukan monitoring pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 17 September 2024.

Pantauan media ini, bahwa dokter Ranjith menyambangi berbagai kegiatan posyandu di beberapa Puskesmas di Manggarai untuk memastikan proses pelayanan PIN Polio di daerah itu.

Kepada Wartawan, Rabu 18 September 2024, Ranjith menilai pelaksanaan program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Manggarai sangat membanggakan.

“Sejauh ini apa yang saya lihat di Manggarai sangat bagus dan membanggakan. Kepala Dinas Kesehatan bersama tim telah bekerja sangat sempurna untuk menyukseskan kegiatan PIN polio,” kata Ranjith.

Oleh sebab itu, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para bidan dan staf Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai yang telah menilai dan mengidentifikasi dengan baik terhadap kelompok sasaran penerima dosis PIN polio. Sehingga, pelaksanaan program polio nasional di Manggarai sudah terorganisir dengan baik dan dilaksanakan dengan sempurna.

“Komitmen para Bidan dan staf kesehatan masyarakat lainnya juga patut diapresiasi.Apresiasi yang sangat tinggi hendaknya diberikan kepada seluruh kader dan relawan atas terselenggaranya program ini di lingkungan dan komunitas setempat,” ucapnya.

Sasaran Kegiatan

Selain memantau proses pelaksanan PIN poli, Direktur Promosi pada Kementerian Kesehatan Sri Lanka ini mengunjungi keluarga yang memiliki anak di bawah 7 tahun yang menjadi sasaran program PIN polio.

Selain itu, Konsultan Internasional WHO ini menyambangi Dinas Kesehatan, Dinkes, Puskesmas, Ruang Pendingin Vaksin, Sistem Manajemen Logistik Vaksin.

Dihadapan masyarakat di wilayah itu, Ranjith menyampaikan bahwa WHO memberikan dukungan teknis kepada semua negara untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakatnya. Selama pandemi COVID -19, seluruh dunia memahami pentingnya sistem kesehatan masyarakat yang kuat.

Jadi selama program PIN polio Indonesia ini merupakan kesempatan yang baik untuk memberikan dukungan kepada Indonesia untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat di provinsi-provinsi tersebut.

WHO telah menyewa jasa beberapa konsultan internasional untuk melakukan observasi dan memberikan rekomendasi dengan tujuan Indonesia dapat meningkatkan sistem kesehatan masyarakat.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Bartolomeus Harmopan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Konsultan Internasional Organisasi Kesehatan Dunia di Manggarai.

Kehadiran WHO di Manggarai akan melakukan monitoring secara langsung penyelenggaraan PIN Polio.

“Organisasi kesehatan dunia Ini akan menilai kinerja pelayanan PIN Polio di Manggarai. Terima kasih untuk dokter Ranjith,” tukas Tommy.

Apa Kata Masyarakat?

Salah satu warga Manggarai, Yustina Jenono menyampaikan apresiasi kepada pihak WHO.

Tentu kehadiran WHO, kata dia, dengan tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Manggarai.

“Kalau persoalan pastinya akan diberikan solving problem. Sehingga, pelayanan PIN polio di Manggarai tepat sasaran dan mebawa dampak positif bagi anak-anak Manggarai,” Kata Yustina.

Yustina menghendaki agar sinergitas antara WHO dan Pemerintah Kabupaten Manggarai sangat dibutuhkan untuk memperbaiki taraf kesehatan masyarakat.

“Terima kasih WHO sudah hadir di Manggarai,” tutupnya. (KH)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version