Yayasan Stimulant Institute, Gelar Festival Stop Kekerasan Terhadap Anak di Desa Malata

WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com- Yayasan Stimulant Institute menggelar  Festival Anti Kekerasan Terhadap Anak dengan tema “Stop Kekerasan Terhdap Anak” yang dilaksanakan Selasa (19/07/2022) di Desa Malata, Kecamatan Tanah Righu, Kabupaten Sumba Barat.

Kadis Infokom Ir. Israel Moek,M.Si menyampaikan hal ini sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa anak merupakan anugerah yang harus dijaga.

Lebih lanjut Ia menginginkan adanya antisipasi yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi kekerasan pada anak.

“Saat ini banyak langkah-langkah yang harus dilakukan kita sebagai orang tua untuk melindungi anaknya. Kami berharap dengan adanya sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak ini bisa menyampaikan maksud dan tujuan yang bisa menggerakkan kita bersama untuk menguatkan tekad, komitmen dan bersinergi menyatukan langkah sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang cinta anak.

Kita bersama – sama harus kerja keras, fokus dan konsisten untuk dapat mencegah kekerasan terhadap anak serta mewujudkan “Generasi Emas” berkualitas di Kabupaten Sumba Barat untuk menjadi kabupaten layak anak,seraya tidak lupa untuk mengingatkan tetap taati protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan pada masa pandemi Covid -19 saat ini,” pungkasnya.

Kepala Desa Malata Marthen Bulu menyampaikan bahwa Anak adalah Anugrah terindah dari Tuhan oleh karena itu sebagai orang Tua kita wajib menjaga dan memeliharanya.

Anak harus diberikan kebebasan untuk memberikan pendapat atau masukan masukan disetiap pertemuan wajib memberikan pelayanan yang sama dari orang tua karena sebagai orang tua kadang ada anak yang diberikan perhatian khusus (anak mas) dan ada anak yang ditirikan. Hal-hal demikian sering terjadi dalam kehidupan kita oleh karena ithu mari kita tinggalkan hal demikian agar anak-anak kita mendapat hak yang sama. Sama-sama disayang. (YB/RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version