Yudisium Kelulusan: “Mewartakan Kristus Sang Kebenaran” Program Studi Ilmu Filsafat, Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Dekan Fakultas Filsafat, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Rm. Drs. Yohanes Subani, Pr., Lic.Iur.Can, saat memberi sambutan dalam Yudisium Kelulusan di Aula Hendrikus, Senin, (29/6/2026). (Foto: YSB) 

PENFUI, RANAKANEWS.com –  Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang melaksanakan Yudisium Kelulusan di Aula Hendrikus. Acara ini diawali dengan Perayaan Ekaristi, yang bertepatan dengan Hari Raya Santo Petrus dan Paulus Rasul, dengan tema: “Mewartakan Kristus Sang Kebenaran”. Pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 09.00 WITA.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Drs. Yohanes Subani, Pr., Lic.Iur.Can, bersama sembilan imam selebran dari Seminari Tinggi Santo Mikhael dan imam religius dari berbagai kongregasi dan ordo. Ibadah berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri oleh para dosen, staf administrasi, dan seluruh mahasiswa fakultas. Setelah Misa, acara dilanjutkan dengan jamuan ringan dan sesi yudisium.

Rangkaian Acara Yudisium

Acara dibuka dengan doa dan penyanyian Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pengumuman lulusan terbaik: Hironius Tefa, dengan IPK 3,75. Ia kemudian menyampaikan orasi perwakilan lulusan, diikuti sambutan dari Dekan Fakultas Filsafat. Inti acara berlanjut pada penyerahan sertifikat kelulusan dan selempang Sarjana Filsafat, ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama.

Inti Pesan dan Sambutan

Dalam sambutannya, Rm. Drs. Yohanes Subani menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar pengesahan akademik, melainkan hari syukur, hari pengutusan, dan hari peneguhan panggilan. Para lulusan menerima amanah baru: menjadi pewarta Kristus Sang Kebenaran.

Dekan Fakultas Filsafat menambahkan bahwa tema acara mengingatkan bahwa perjalanan filsafat tidak berhenti pada teori, tetapi bermuara pada perjumpaan dengan Kebenaran itu sendiri. Mengacu pada Yohanes 14:6, ia menekankan: “Kebenaran bukan sekadar konsep yang diperdebatkan, melainkan Pribadi yang diikuti”. Fakultas ini bertujuan membentuk pribadi yang rendah hati, karena hanya mereka yang bersujud di hadapan Kristus yang dapat berdiri teguh di tengah dunia.

Kualitas dan Keberagaman Lulusan

Tahun ini, dari 68 lulusan:

– 45 orang lulus dengan predikat Pujian

– 23 orang lulus dengan predikat Sangat Memuaskan

– Tidak ada lulusan dengan predikat kurang memuaskan

Sebanyak 66 mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dalam 8 semester, sementara 2 orang menyelesaikannya dalam 10–12 semester. Hal ini menunjukkan peningkatan mutu lulusan berkat kerja sama aktif antara dosen dan mahasiswa.

Salah satu hal istimewa tahun ini adalah hadirnya seorang Pendeta dari gereja lain yang menyelesaikan studi filsafat selama 4 tahun. Hal ini menjadi harapan baru bagi gerakan ekumene: membangun dialog antara Gereja Katolik dan Gereja Protestan, sebagaimana cita-cita Konsili Vatikan II. Tujuannya bukan untuk mengubah keyakinan, melainkan memperkaya wawasan agar mewartakan Kristus Sang Kebenaran dapat dilakukan dengan lebih baik.

Di akhir kalimatnya sebagai pimpinan fakultas mendorong mahasiswa yang masih menempuh studi untuk lebih disiplin dan aktif menyelesaikan tugas, termasuk skripsi tepat waktu. Para dosen siap mendampingi sepenuhnya, sehingga setiap mahasiswa dapat lulus dengan kualitas terbaik. (YSB)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version