Bupati Sumba Barat Ingatkan Setiap Pimpinan Harus Menjadi Contoh Bagi Stafnya

WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com- Pimpin Apel Kesadaran, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH mengingatkan kepada setiap pemimpin harus menjadi contoh, harus menjadi panutan bagi staf dibawahnya. Hal itu di dikatakan Bupati Sumba Barat dihadapan para peserta Apel, Kamis (17/2/2022).

“Berilah teguran jika bawahan melakukan kesalahan. Tegurlah dengan baik bukan dengan mempermalukan. Tegurlah terkait kesalahannya bukan pribadinya. Beri contoh, beri motivasi, bimbing, perbaiki jika salah dan lalu evaluasi. Jangan lupa beri apresiasi jika bawahan berprestasi, sekecil apapun peningkatan prestasi yang dicapai bawahan, hal itu merupakan sebuah kebanggaan bagi pribadinya,” ungkap Bupati.

Dalam arahannya tersebut Bupati Yohanis juga mengatakan apel Kesadaran bertujuan menggugah kesadaran semua. Kesadaran menurutnya bukanlah keadaan yang pasif melainkan suatu proses aktif untuk mengerti keadaan hari ini untuk keadaan esok yang lebih baik. Kesadaran pada akhirnya akan mengarahkan kita untuk menjalani kehidupan dengan mantap dalam koridor yang benar. Kesadaran pula menjadi ekspresi keberanian untuk berubah pada saat melakukan kesalahan.

“Saya ingatkan kembali, harus fokus bekerja dengan tugas kita masing-masing, sehingga apa yang direncanakan dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan tepat waktu dan tepat sasaran. Keikhlasan, kesungguhan dan disiplin dalam bekerja adalah kunci keberhasilan kita dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab untuk membangun daerah ini. Untuk itu sifat–sifat malas, sering bolos, memilih-milih pekerjaan, mempersulit pekerjaan, tidak bertanggungjawab, tidak jujur dan lain–lain yang menghambat efektifitas kinerja, harus dihilangkan,” pesan Bupati Yohanis

Melalui Apel Kesadaran kembali Bupati mengatakan bahwa setiap aparatur harus selalu diingatkan untuk melakukan koreksi diri terhadap perilaku yang barangkali salah, dalam mengikuti aturan maupun kebijakan. Sekaligus menjadi momentum untuk menyadari, menginsafi, atau memahami keadaan yang sesungguhnya yang kemudian mendorong semangat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sehari- hari.

Bupati Yohanis kembali mengimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 gelombang ketiga agar tidak semakin meluas lagi.

Pandemi Covid-19 ini adalah sesuatu hal yang sangat berat karena dampaknya dirasakan oleh seluruh pihak tanpa terkecuali, dampak dari pandemi Covid-19 juga harus dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Bupati Yohanis dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa kegiatan penting yang harus diselesaikan dalam waktu dekat adalah seluruh perangkat daerah untuk segera menyelesaikan dokumen-dokumen maupun laporan-laporan yang merupakan kewajiban.

Ia mengharapkan kerjasama dan sikap pro-aktif dari seluruh OPD agar segera menindaklanjuti permintaan dokumen, maupun laporan-laporan tersebut agar proses pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan efektif dan tepat waktu.

Mengakhiri sambutannya, tidak lupa juga Bupati mengingatkan kembali tentang disiplin masuk dan keluar kantor serta menyesuaikan tugas agar menjadi perhatian yang serius oleh seluruh ASN.

‘Kembali saya tegaskan pada para Pimpinan Perangkat Daerah unit kerja untuk mampu menerapkan  sanksi bagi bawahannya yang selalu mangkir atau tidak masuk kantor tanpa pemberitahuan,” tegas Bupati Yohanis. (YB/Thildis)

error: Konten dilindungi!