KEFAMENANU, RANAKANEWS.com- Ikatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu melaksanakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD).
Acara dilaksanakan selama dua hari yaitu pada Sabtu -Minggu (28-29/05/2022) di sekretariat IMF Kost Kasih Bunda 2 BTN Desa Naiola Kecamatan Bikomi Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Badan Pengurus Harian (BPH) Ikatan Mahasiswa Flores (IMF).
Kegitan ini bertujuan untuk memberikan ilmu organisasi untuk anggota Ikatan mahasiswa Flores angkatan 2019/2020/2021 dan 2022 guna dijadikan bekal di masa depan.
Dalam LKTD ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Kepemimpinan Yang Berkarakter dan Inovatif Serta Responsif Terhadap Era Digitalisasi”
Kegiatan LKTD ini diikuti oleh kurang lebih 60 Mahasiswa aktif Ikatan Mahasiswa Flores ( IMF) yang terdiri dari angkatan 2019, 2020, 2021 dan 2022.
Ketua panitia Darius Minggus dalam laporan kepanitiaanya menyampaikan bahwa pemuda Indonesia mempunyai peranan penting sebagai agent of change (agen perubahan), untuk mempersiapkan itu diperlukan suatu kegiatan yang menjadi dasar atau fondasi yang dalam kegiatannya LKTD tersebut.
Darius juga berharap “kegiatan ini bermanfaat untuk semua kader-kader ikatan mahasiswa Flores untuk menjadi sosok pemimpin dengan bekal yang sudah di dapatkan,” ungkapnya.
Ketua Umum (Ketum) lkatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu dalam pidatonya menegaskan kegiatan LKTD ini merupakan kegiatan pembentukan karakter yang baik bagi kader – kader IMF sesuai dengan tema yang di ambil yaitu “Membentuk jiwa kepemimpinan yang berkarakter dan inovatif serta responsif terhadap era digitalisasi.
Dia berharap agar kader kader IMF bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius guna mampu menjadi pemimpin yang bisa beradaptasi dengan era digitalisasi.
Pada kesempatan yang sama saudara Kim Boybana sebagai senior IMF dalam sambutannya bahwa karakter yang diasiapkan harus didasari dengan dengan prinsip yang kuat, jika kita mempunyai karakter dan tidak mempunyai prinsip maka tidak akan bisa menghadapi dinamika yang akan terjadi .
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi
gebrakan baru dalam wadah ikatan mahasiswa flores dan juga sebagai persiapan kader-kader nantinya dalam menghadapi dunia digital. Harapan saya semoga kegiatan ini memberikan output yang baik bagi kader-kader IMF agar siap pakai di lautan masyarakat setelah berpaska dari Unimor dan IMF itu sendiri,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Pembina IMF Kefamenanu Nyoman Piramus dalam sambutanya menuturkan bahwa anggota IMF harus mampu mengetahui maksud dan tujuan dari kegiatan LKTD itu sendiri sehingga kader – kader bisa memahami dan mengaplikasikannya
“Menjadi pemimpin harus disiplin sekali- sekali jangan menghargai orang yang tidak disiplin karena jika kita terbawa hal itu maka akan mempengaruhi yang lain,” tutup Nyoman. (SN/RN)










