HUT Otonomi Daerah Kab. Lembata Ke-22 Tahun, PERMATA KUPANG: Antara Refleksi dan Evaluasi

KUPANG, RANAKANEWS.com- Tepat hari ini tanggal 12 Oktober 2021 segenap masyarakat Lembata dengan sukacita merayakan hari ulang tahun otonomi daerah yang ke-22 tahun.

Buah otonomi yang sedang kita kecapi saat ini merupakan bentuk perjuangan panjang para leluhur dan pahlawan daerah sejak 22 tahun yang lalu.

Kesadaran dan kesolidan yang dibangun para pendahulu dalam memperjuangkan otonomi daerah perlu kita apresiasi, sebab dari situlah kita diberi kesempatan sepenuhnya dalam mengurus dan menata kehidupan kita dalam segala aspek dengan mandiri dan penuh tanggung jawab.

Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata PERMATA-KUPANG sebagai organisasi Lembata di kota Kupang dalam moentum refleksi agenda besar otonomi daerah ini tentunya dibangun atas dasar kesadaran akan kemampuan kita, integrasi, dan segala bentuk kepunyaan yang ada pada kita untuk kemudian dapat diejawantahkan dalam setiap kebijakan- kebijakan pemerintah kita demi tercapainya kehidupan sosial masyarakat yang harmonis.

Ketua Umum PERMATA-KUPANG, Turibius S.Rino ketika dimintai keterangan terkait 22 tahun otonomi daerah Lembata menjelaskan, “Cita- cita besar yang di canangkan dalam buah otonomi ini yakni menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, harmonis dan berdaya saing, patutnya di perjuangkan terus dalam setiap aktivitas kita sebagai anak kandung yang lahir dari rahim ibu Lembata,” jelas Rino.

“Pada momentum yang berbahagia ini juga dapat perlu kita refleksi dan evaluasi akan perjalanan bahtera dari setiap nahkoda. Apakah kita sudah berlayar dengan kompas penunjuk arah yang dititipkan para pendahulu kita, ataukah kita masi terombang-ambing ditengah samudera akibat badai egoisme, sukuisme, politik primoridialime, kegagalan arah kebijakan, ambisi dan napsu kekuasaan yang membabi buta,” tandasnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Sekretaris PERMATA-KUPANG Jeane Lamak,

“Pada hari ini 12 Oktober 2021, sudah saatnya kita bangkit dari semua kekeliruan yang ada dan kembali berjalan pada spirit tiga batu tungku (Pemerintah, Adat- Istiadat dan Agama)  yang telah terlebih dahulu diletakkan oleh para pahlawan daerah sebagai dasar pijakan kita dalam mengurus rumah tangga kita dengan mandiri,” tutur Jeane.

“Perhimpunan Mahasiswa asal Lembata PERMATA-KUPANG juga akan siap dan senantiasa mendukung segala bentuk pembangunan di Kabupaten Lembata dan siap untuk mengkawal segala kebijakan di Kabupaten  Lembata di usia otonomi ke 22 tahun ini,” ungkap Jeane.

PERMATA KUPANG juga mengucapkan Selamat hari ulang tahun otonomi daerah Kabupaten Lembata yang ke- 22 tahun semoga kita semua sebagai anak kandung Lewo Tana diberikan mandat yang sama dalam semangat membangun dalam sepirit  Taan Tou. (HL/T)

error: Konten dilindungi!