KUPANG, RANAKANEWS.com- Angkatan Muda Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI-Kupang) gelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB), dengan tema “Melahirkan Kader AMMAPAI yang Militan, Loyal dan Peka Terhadap Perkembangan Lewotana” di Oeleta Kupang, Selasa (23/11/2021).
Ketua Panitia MPAB AMMAPAI-Kupang), Agnes Hermina Abong dalam laporan panitia mengucapkan terimakasih kepada tim konsultan, senior alumni, orangtua Ile Ape dan semua anggota aktif AMMAPAI- Kupang yang sudah memberikan kontribusi dalam kegiatan ini.
“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada semua donatur, baik senior alumni orangtua ile ape, tim konsultan dan semua anggota aktif AMMAPAI Kupang yang sudah memberikan kontribusi dalam bentuk apapun,” ucapnya.
Sementara itu, ketua umum AMMAPAI-Kupang periode 2021/2022, Randi Rusli dalam sambutannya menegaskan AMMAPAI Kupang tentunya harus menjadi wadah yang mampu melahirkan kader-kader yang responsif terhadap perkembangan lewotana dan juga harus militan, loyal dalam situasi apapun.
“Wadah ini harus mampu punya warna tersendiri dalam melahirkan kader-kader baru yang responsif dan militan dalam melihat perkembangan lewotana, tentunya momen kaderisasi seperti ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendidik kader-kader AMMAPAI,” tandasnya.
Ketua Umum Mahasiswa Uyelewun Kupang (MAWU-Kupang )Kondradus K. Wayan dalam sambutan mewakili OKP mengatakan, perlu kerjasama dalam lintas organisasi dalam setiap kegiatan organisasi.
“Kami Mahasiswa Uyelewun siap dan sedia bersama-sama dengan AMMAPAI Kupang untuk bekerja sama dalam kegiatan apapun, dan kami selalu mendukung segala bentuk kegiatan apapun karena kita punya tujuan yang sama yakni mencerdaskan generasi bangsa,” tutur Wayan.
Drs.Sinun Petrus Manuk yang hadir mewakili orang tua Ile Ape di Kupang dalam sambutanya mengatakan, AMMAPAI Kupang harus tangguh dan lebih bisa memotivasi kader-kadernya untuk mewujudkan mental dan karakternya sebagai kader handal dalam wadah organisasi demi mewujudkan visi dan misi AMMAPAI-Kupang.
“Mental kader-kader baru ini harus dibina diberi bekal untuk bisa menjadi kader handal, tentunya mental dan karakternya harus dibina demi mewujudkan visi dan misi AMMAPAI-Kupang,” ujarnya.
Lebih lanjut mantan kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Prov. NTT ini juga menuturkan bahwa AMMAPAI Kupang harus bisa mengemas wadah ini menjadi wadah yang berbudaya yang siap dan sedia dalam melihat perkembangan lewotana.
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi,S.Pd M.Pd selaku Tim Konsultan AMMAPAI Kupang juga memberikan wejangan untuk kader-kader AMMAPAI Kupang.
Ia mengatakan, kader-kader baru ini lebih dilatih public speakingnya dan juga militannya dalam menjawab tuntutannya sebagai generasi penerus bangsa khusunya lewotana.
“Publik Speaking dan militan nya kader AMMAPAI tentunya harus dibina dan diuji di wadah ini, generasi penerus bangsa seperti ini harus di genjot habis-habisan demi mewujudkan semangat mereka sebagai generasi apalagi dengan perkembangan teknologi seperti ini, kader-kader baru ini harus mampu bertanggung jawab sebagai kaum intelektual,” tandasnya.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Prov.NTT ini juga menegaskan, kader-kader AMMAPAI harus mewujudkan visi dan misi organisasi dalam tugasnya sebagai wadah pengkaderan, pembinaan dan Pengapdian. (HL/T)












