Gelar MPAB, PERMMABAR Dorong Kader Responsif dan Berdaya Saing

KUPANG, RANAKANEWS com- Persatuan Mahasiswa Manggarai Barat (PERMMABAR)- Kupang sebagai wadah pembinaan dan pengkaderan gelar kegiatan Masa Penerimaan anggota Baru (MPAB) periode 2021/2022. Kegiatan ini berlangsung sejak Kamis- Sabtu (26- 28/2022) bertempat di Sekretariat PERMMABAR, RRS Oesapa Kupang.

Kegiatan ini mengusung tema “Melahirkan Kader yang berintegritas, Militan dan Berdaya Saing”.

Rivaldo mengatakan bahwa, Jumlah anggota PERMMABAR- Kupang yang terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas Badan Pengurus 3 orang,  Stering Comite 8 orang, Panitia pelaksana 12 orang dan peserta MPAB 16 orang.

Sementara ketua panitia pengarah (Stering Comite), Saldo Best, menyampaikan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) merupakan salah satu bentuk program pendidikan formal rutinitas tahunan yang termuat dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga dan program kerja kepengurusan periode 2021/2022.

Kata Saldo, melalui MPAB Kaum muda akan di bentuk, dibina dan dilatih guna mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan.

Sementara  itu, Ketua Umum PERMMABAR Kupang, Maksi Naban dalam pidato penutupan kegiatan menerangkan bahwa kegiatan MPAB sebagai gerakan konsolidasi dan pengkaderan, yang menghimpun seluruh mahasiswa dari kabupaten Manggarai Barat di Kota Kupang, guna mempersiapkan diri sebagi generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap bangsa dan negara.

Maksi melanjutkan bahwa Kegiatan ini bertujuan memperkuat kuantitas dan kualitas kader, yang menjadi tiang penyangga demi PERMMABAR yang kokoh, responsif dan berdaya saing serta menakluk tantangan.

Sebagai kaum mahasiswa kita harus mengambil bagian dalam pembangunan dan mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah khususnya di daerah yang kita cintai Kabupaten Manggarai Barat yang tidak berpihak pada masyarakat kecil, ucap maksi dalam pidatonya.

Ia juga mengatakan  bahwa, Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai salah satu kota super premium, yang seharusnya berdampak juga pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya, bukan hanya dinikmati oleh kalangan tertentu saja.

“Kami juga mengingatkan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, agar kebijakan- kebijakan pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat tidak merugikan masyarakat kecil dan merusak lingkungan,” ujar Maksi.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa proses di PERMMABAR Kupang belum usai di kegiatan MPAB yang telah dilaksanakan kurang lebih selama 3 hari.

Pada kesempatan yang sama ia menyampaikan proficiat dan selamat bergabung kepada anggota baru yang dinamai angkatan “perjuangan”.

“Mengapresiasi dan terima kasih kepada stering comite yang telah mendesain kegiatan ini, organising comite yang telah mengeksekusi kegiatan ini, terima kasih juga kepada senior alumni, dewan pembina dan dewan penasiat PERMMABAR Kupang dan semua pihak yang dengan caranya masing-masing mendukung kegiatan ini terselenggara dengan baik,” pungkasnya. (GM/RN)

error: Konten dilindungi!