LARANTUKA, RANAKANEWS.com- Penyaluran Beras Bulog Flotim untuk 226 Kepala Keluarga (KK) di Desa Lewotobi, Kecamatan Ile Bura, Kamis 2 Maret 2023 guna mengatasi kelangkaan beras sejak awal Bulan Februari 2023 berjalan lancar.
Kendati demikian, kuota untuk masing-masing Kepala Keluarga harus dipangkas menjadi 5 kg per KK, dari jatah semula 10 kg/KK. Olehnya, butuh tambahan pasokan beras Bulog ke Desa Lewotobi, agar semua KK bisa mendapatkan beras yang lebih memadai.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Lewotobi, Tarsisius Buto Muda saat dihubungi Media, belum lama ini.
Dikatakannya, akibat kuota beras yang sangat terbatas, dan meminimalisir konflik saat penyaluran beras, serta mempertimbangkan keadilan bagi semua masyarakat, sehingga jatah per KK dari 10 Kg, diturunkan menjadi 5 Kg. “Ini dari 226 KK semuanya dapat bagian 5 kg per KK. Dan penyalurannya pun berjalan aman lancar,” sebut Tarsisius Buto Muda.
Ia juga menegaskan, Desa Lewotobi butuh pasokan tambahan Beras Bulog, saat ini dan kedepan. Apalagi, akibat curah hujan tinggi para petani terancam gagal panen.
“Selain itu, saat ini Desa Lewotobi juga sedang dilanda hama Bekicot yang menyerang tanaman Padi, Jagung, Kacang, Ubi, dan Sayuran hampir di seluruh areal pertanian dan perkebunan rakyat.
“Kami minta Pemda Flotim dan Kancab Perum Bulog Flotim, David Donny Kurniawan bisa memberikan bantuan tambahan pasokan beras Bulog ke Desa Lewotobi,” pungkasnya, serius.
Sembari menambahkan, terkait ancaman hama Bekicot yang berpotensi membuat petani gagal panen, Pemdes dan Tokoh Adat Lewotobi telah menggelar ritual adat membasmi Hama Bekicot, Selasa (7/3/2023) Pagi.
Kepala Cabang Perum Bulog Flotim, David Donny Kurniawan kepada Media menjelaskan, permintaan pasokan beras Bulog, untuk saat ini belum bisa dipenuhi. Pasalnya, stok di gudang Perum Bulog Flotim hingga kini masih kosong, sehingga belum bisa dilayani.
“Bersabar untuk satu dua pekan ke depan. Saat ini stok belum masuk,”ujarnya, singkat saat dikonfirmasi Wartawan, belum lama ini.
Sementara warga Desa Lewotobi yang sempat ditemui usai menerima pembagian 5 Kg/KK mengakui sedikit terbantu dengan penyaluran ini.
“Iyah, walaupun hanya ini namun sudah cukup membantu kebutuhan beras dalam satu dua hari kedepan. Tidak apa-apa Pak, daripada tidak dapat sama sekali. Kami harap Pemda Flotim melalui Perum Bulog, bisa menyalurkan lagi dalam satu dua Minggu ini,” ujar Kristin Kedang serta beberapa warga saat pulang ke rumahnya membawa beras Bulog.
Asal tahu saja, kelangkaan dan mahalnya harga beras masih terjadi di Flotim hingga saat ini. Meskipun tak terlalu mengkhawatirkan lagi seperti pekan-pekan pertama Bulan Februari 2023. Hanya saja, kondisi yang sedang dialami Desa Lewotobi, dimana tanamannya sedang dilanda hama Bekicot perlu mendapat respons serius Pemda Flotim. Pasalnya, serangan hama Bekicot berpotensi mengakibatkan banyak tanaman terancam gagal panen. (OLA/RN)












