Efek Semana Santa, Selain UMKM, Dunia Jasa Konstruksi Harus Didorong Maju di Flotim

Pengamat sekaligus Pelaku Usaha Bidang Jasa Konstruksi NTT, Stephanus Ola Demon,ST.MT, saat mendampingi Penjabat Bupati Flotim, Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si meninjau pengerjaan Jembatan Waiburak, dan Jalan di Pulau Adonara, beberapa waktu lalu, dalam Paket Penanganan Bencana Alam di Adonara-Flotim.

LARANTUKA, RANAKANEWS.com- Peningkatan nilai belanja di Flotim yang signifikan mencapai Rp15 Miliar pada Perayaan Semana Santa 2023, dan terus bergeliatnya pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Flores Timur pada sejumlah ruas jalan sejak tahun 2022, mestinya menjadi momentum terbaik percepatan pembangunan dunia jasa konstruksi di Flotim, dalam menunjang dan mendukung perayaan Semana Santa yang menjadi ivent dunia setiap tahun.

“Iyah, ini momentum terbaik bagi Flotim dengan dibukanya kembali Perayaan Semana Santa, yang sudah menjadi ivent Religius Dunia, dan menjadi perhatian dunia.

Naiknya jumlah peziarah hingga diatas 15.000, serta belanja kebutuhan peziarah dan warga lokal yang ditaksasi diatas Rp 15 M, harus dijaga dengan baik, sambil terus membangkitkan gerak dunia UMKM sampai pembangunan bidang jasa konstruksi.

Saya kira, perlu kolaborasi semua pihak, baik Pemda, Gereja dan Keagamaan lainnya, Dunia UMKM, Investor bidang Jasa Konstuksi, Media dan Pihak terkait lainnya, guna membangun sinergisitas yang besar dan kuat mendukung perayaan Semana Santa tahun-tahun mendatang,” terang salah satu Pengamat sekaligus Pelaku Dunia Jasa Konstruksi NTT, asal Flotim, Stephanus Ola Demon,ST., MT saat merespons dampak positif perayaan Semana Santa Larantuka tahun ini.

Menurutnya, iklim positif Perayaan Semana Santa Larantuka tahun ini, yang dibarengi dengan digelarnya Festival Bale Nagi tahun 2023, menjadi terus dijaga dengan baik, agar tahun depan dapat meningkat.

“Bagi Saya, ini awal yang baik setelah tiga (3) tahun ditutup karena Pandemi Covid-19. Meskipun, masih adanya kekurangan seperti penginapan, teknis pendaftaran peziarah, dan infrastruktur jalan dalam Kota yang belum membaik, juga sarana transportasi laut, darat dan udara yang belum memadai, serta masih banyak lagi bidang lainnya, itu menjadi evaluasi bersama,” ujarnya.

Baginya, sudah waktunya Perayaan Samana Santa Flotim selaku ivent Religius Dunia, mesti menjadi perhatian serius Pemda Flotim dan berbagai pihak terkait berkolaborasi menjadikannya sebagai momentum kebangkitan berbagai bidang, baik religius, pembangunan ekonomi, sosial budaya, kepariwisataan, dan bidang jasa konstruksi. Perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi sudah harus dipersiapkan dengan matang, mulai dari sekarang,” terangnya lagi.

“Dari meningkatnya jumlah peziarah, sudah memberi gambaran butuh tambahan Hotel dan penginapan. Juga berbagai kebutuhan lainnya. Nah, ini harus dikaji dan dievaluasi dengan baik agar kedepannya lebih siap. Selain, dunia UMKM yang memang sudah harus bangkit. Apalagi, dengan adanya Festival Bale Nagi yang telah masuk kalender tetap Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,”tukasnya, memberikan apresiasi positif.

Hal yang sama diungkapkan Rofin Muda,S.Pd, Pengusaha muda bidang Peternakan Ayam Kampung, yang juga Pemilik Solideo Farm. Baginya, tak bisa ditawar-tawar lagi dan harus ada langkah konkrit yang dilakukan Pemda Flotim bersama semua pihak terkait dalam rangka mendorong bangkitnya dunia UMKM Flotim.

“Nilai belanja selama perayaan Semana Santa Larantuka tahun ini yang mencapai Rp 15 M lebih, menunjukkan kenyakinan pasar bahwa jikalau berbagai hal yang menunjang perayaan ini terus dipersiapkan dengan baik, maka peredaran ekonomi akan terus meningkat pada tahun depan. Ini awal yang baik, apalagi ditambah dengan adanya ivent festival Bale Nagi, yang sudah ditetapkan sebagai ivent tetap secara nasional. Sebagai pelaku usaha, Kami tentu dengan senang hati siap mendukung total,” imbuhnya optimis.

Dukungan yang sama disampaikan Pengusaha muda, sekaligus pemilik Toko Lima Jaya Waiwerang-Adonara, Cristian saat ngobrol bersama di Waiwerang, belum lama ini.

Menurutnya, sebagai pelaku usaha dirinya sangat mendukung perayaan Semana Santa Larantuka, terus dijadikan sebagai ivent religius dunia.

“Intinya, Kami juga siap berkolaborasi dengan Pemda Flotim dan berbagai pihak terkait lainnya guna memajukan Flotim,” tukasnya singkat.

Dirinya akui, saat Perayaan Semana Santa kemarin ikuti Prosesi Jumat Agung di Wureh, Adonara Barat. “Kami selalu ikuti di Wureh,” ujarnya.

Asal tahu saja, perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan-jembatan di Flotim sejak tahun 2022 hingga kini terus dilakukan. Sebut saja, ruas jalan negara Trans Maumere-Larantuka, persisnya mulai dari Boru-Wairunu, lalu kini Lewolaga-Eputobi, hingga Kota Larantuka. Kemudian, Ruas Tenawahang-Tuakepa Kecamatan Titehena. Juga Lewokluok-Galu, hingga trans Latonliwo I ke Latonliwo II.

Demikian pula, dengan sejumlah ruas jalan di Pulau Adonara, yang kondisinya makin membaik. Misalnya, ruas Tobilota-Baniona-Waiwerang-Got Hitam-Pelabuhan Deri-Hinga-Sagu. Termasuk Mangaleng-Koli, yang memperlihatkan trend positif dinamika pembangunan ekonomi dan menunjang kelancaran Perayaan Semana Santa.

Ini semua berkat kinerja Pemda Flotim saat ini melalui Dinas PUPR, yang dipimpin Yohanes Bercmansh Tukan,ST.MT, bersama Rekanan Pelaksana, selaku Pihak Ketiga. Mestinya, ini menjadi tonggak dan momentum penting kebangkitan pembangunan bidang jasa konstruksi di Flotim. Selain, dunia Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Nah, Iklim investasi usaha di bidang Jasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, juga harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu, guna mendukung para Rekanan/Perusahan yang bergerak di Bidang Jasa Konstruksi Jalan dan Jembatan.

Juga di Bidang Jasa Konstruksi Bangunan Gedung, Perumahan,  termasuk Kepariwisataan seperti Perhotelan, Restaurant dan Pusat Perbelanjaan Besar agar semakin menunjang perayaan Semana Santa Larantuka, kedepan,” tutup Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Flotim, Drs.Petrus Pedo Maran,M.Si dalam percakapan dengan Wartawan, saat dikonfirmasi belum lama ini terkait peredaran ekonomi dan efek langsung Perayaan Semana Santa Larantuka tahun ini.

“Tentunya ini, akan jadi bahan evaluasi dalam rangka planning kedepannya,” tutupnya. (OLA)

error: Konten dilindungi!