Ajang Invitasi Nasional di Bali, 3 Atlet Angkat Berat Asal NTT Bawa Pulang 12 Medali

KUPANG, RANAKANEWS.com– Tiga atlet asal  Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti  Ajang Invitasi  Nasional Remaja, Yunior, dan Senior  Angkat Berat Klasisk II tahun 2022 di Bali, pada  Minggu, 3 Juli sampai dengan Jumat, 8 Juli  2022  mampu mengharumkan nama NTT.

Tiga atlet itu meraih 12 Medali Emas sekaligus, yang terdiri dari 5 (lima) medali emas, 1 (satu) medali perak dan 6 (enam) perunggu.

Demikian disampaikan Pelatih PABERSI NTT Robinson Makatita yang biasa disapa Roby kepada ranakanews.com di Sekretariat  PABERSI NTT, Jalan Bundaran PU, Kelurahan  Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo Kota Kupang,  Jumat (8/7/2022) siang.

Roby menjelaskan, 3 (tiga) atlet yang meraih Juara dan mengharumkan nama NTT itu Jovi Molina kelas 53 Yunior Putra meraih medali 1 (satu) emas, 1 (satu) perak, dan 2 (dua) perunggu.

“Tiga atlet ini merupakan perdana mengikuti pertandingan kejurnas, sebagai persiapan untuk menuju PON Aceh 2024 dan NTT sebagai tuan rumah PON 2028,” kata Roby.

Sementara Astrit Kosat  yang bertanding di Kelas 76 Remaja Putri meraih 4 medali perunggu.

Dan atlet ketiga Birgita Yulia Kolin yang bertanding di kelas 76 Putri Special  Olimpyc  meraih 4 medali emas.

“Special Olimpyc itu merupakan atlet dengan kebutuhan khusus,” jelas Roby.

Lebih lanjut  Roby  menjelaskan, tiga atlet yang mengikuti pertandingan Kejurnas merupakan perdana. Tentu saya sebagai pelatih merasa bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak.

“Saya bangga karena dengan keterbatasan sarana latihan, anak-anak bisa berprestasi dan mengharumkan nama NTT.  Meski  demikian, saya berharap para atlet tidak cepat puas dengan hasil yang didapatkan,” tandas Roby.

Harapannya tetap semangat latihan untuk pertandingan –pertandingan selanjutnya. Apalagi  dalam waktu dekat, akan ada Kejurnas di Lampung, Pra PON 2023 dan PON 2024. Tetap semangat karena setiap atlet bisa masuk ke PON kalau sudah mengikuti dua Kejurnas,” kata Roby.

Dirinya mengajak anak-anak NTT yang punya potensi di Dunia Angkat Berat untuk bergabung dengannya.

“Untuk anak-anak muda yang ada di NTT yang merasa punya potensi diangakat berat, mari sama-sama kita berlatih. Untuk sementara tempat latihan kita ada di Xtreme Gym. Mungkin dari angkat berat anak-anak muda bisa mengukir prestasi untuk diri sendiri dan NTT yang kita cinta,” pungkas Roby.

Salah seorang atlet yang kebutuhan khusus, Birgita Yulia Kolin mengaku senang dan bangga atas presetasi yang diraihnya.

“Saya merasa senang dan bangga  dengan  meraih empat medali emas . Terima kasih, ini semua atas dukungan orangtua dan pelatih yang sabar membimbing dan melatih kami selama ini,” ungkap Yulia siswi SLB itu.

Senada dengan Yulia, Jovi Molina mengaku bangga dan senang.

“saya gugup karena  baru naik panggung dan beda. Pertandingan Kejurnas baru pertama kali. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kami bisa meraih juara dan bisa mengharumkan nama NTT. Tentu ini semua berkat pertolongan Tuhan, dukungan Orangtua, pelatih,” ungkap Jovi tamatan SMKN 2 Kupang tahun 2022 itu.

Sementara orangtua Atlet, Paul Kolin menjelaskan, pertandingan PABERSI  ini  diambil dari kategori remaja, yunior dan senior.

Dirinya mengaku bangga ketika Yulia bisa mengikuti pertandingan kejurnas itu. “Saya sebagai orangtua bangga,anak kita bisa temukan apa hobi mereka dan tentu mendukung, jadi kalau ada potensi anak-anak walaupun anak yang berkebutuhan khusus, berkebutuhan khusus juga ada kelasnya,” kata Paul.

“Harapan saya  semoga para atlet ini mereka giat berlatih, tetap sehat, dukungan orangtua, dan dukungan pemerintah daerah (Pemda). Jadi mungkin karena ini cabang olaharaga baru,  jadi mereka mau kesana  harus cari proposal sendiri, mohon supaya kali berikut dukungan Pemda bisa melihat mereka (Atlet,red). Karena kemarin itu sudah disampaikan bahwa bulan Oktober ini ada ajang lagi di Palembang,” pungkas Kepala Seksi (Kasi) Bidang  Tata Ruang dan Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT itu. (RN)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version