BETUN, RANAKANEWS. com – Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melantik sekitar 1.900 anggota Bawaslu terpilih dari 514 kabupaten/kota secara langsung dan daring pada Sabtu (19/08/2023)
Untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat 70 nama dari 21 Kabupaten dan 1 kota.
Dari 70 komisioner di provinsi NTT yang dilantik, 3 diantaranya asal Kabupaten Malaka yaitu Hilarius Bria Suri, Nadap Betty dan Petrus Kanisius Nahak.

Dari 3 Komisioner Bawaslu Malaka terlantik dua diantaranya adalah aktivis pejuang Daerah Otonom Baru (DOB) Malaka.
Petrus Kanisius Nahak dan Hilarius Bria Suri, yang kala itu terlibat aktif dalam pergerakan perjuangan pemekaran kabupaten Belu jadi DOB Malaka.
Tempo itu, mereka bagian dari Gerakan anak batas Negeri (GERBANG NTT) dan Sadan Bete Malaka, yang memilih turun ke jalan bersama sama dengan aktivis pejuang lainya dalam memperjuangkan DOB Malaka.
“Aksi protes waktu itu dilakukan pada Senin (29/10/2012) di Atambua. Gerbang mengecam pemerintah yang dinilai tidak tanggap terhadap aspirasi masyarakat Malaka. Gerbang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu dan DPRD Belu menjelaskan alasan tidak disahkannya Daerah Otonom Baru (DOB) Malaka dalam Sidang Paripurna DPR RI tanggal 24 Oktober 2012, dilansir dari poskupang.
Aksi protes mahasiswa waktu itupun terus menerus dilakukan, hingga tepat hari pahlawan 10 November 2012, Segenap barisan mahasiswa yang menamakan diri Barisan Muda Pendukung Kabupaten Malaka (Sadanbetemalaka) menggelar aksi demo untuk penyelesaian masalah tapal batas Lotas antara Kabupaten Belu dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang menjadi kendala utama dalam pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Malaka, dilansir dari Liputan6.
“Mereka mengawali karir di dunia pergerakan mahasiswa, yang kala itu Petrus Kanisius Nahak atau yang akrab disapa Kens Nahak menjabat sebagai Sekretaris Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (Cabang) Kefamenanu sekaligus Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu, dan Hilarius Bria Suri, atau yang kerap disapa Hila, kala itu menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang.
Kini dua aktivis itu dilantik menjadi komisioner Bawaslu Kabupaten Malaka periode 2023-2028., Suatu kebanggaan tersendiri bagi para aktivis pejuang DOB Malaka kala itu, yang dimana kawan-kawan segenerasinya telah membuktikan slogan perjuangan “Hari-Hari Esok Adalah Milik Kita”
Sebelumnya Petrus Kanisius Nahak dan Nadap Betty menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Malaka sejak 14 Agustus hingga 14 Agustus 2023, dan Hilarius Bria Suri sebagai pendatang baru, yang adalah alumni Fakultas Hukum, UNKRIS Kupang yang kini dilantik menjadi Komisioner Bawaslu Malaka tahun 2023-2028. (YB/RN)










