Bank Indonesia Dorong Media NTT Bangun Jurnalisme Kredibel Lewat Capacity Building di Surabaya

Jurnalis Provinsi NTT foto bersama disela-sela kegiatan Capacity Building Media yang digelar oleh BI NTT di De -Javasche Bank, Jumat (26/9/2025).

SURABAYA, RANAKANEWS.com – Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan peran penting media sebagai garda terdepan dalam membangun narasi publik yang kredibel dan konstruktif. Hal ini disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rio Khasananda, dalam sambutannya pada kegiatan Capacity Building Media yang berlangsung di aula Hotel Four Points By Sheraton, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Narasi Kredibel dan Memikat dengan Jurnalisme Berbasis Data dan Kebijakan Terkini” ini diikuti oleh perwakilan media dari Provinsi NTT.

BI menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Ardina Ayu Dwiratna, Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, serta Muhammad Hanif Rahmadyasa, Ekonom Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur.

Menurut Rio, setidaknya ada tiga poin penting dari kegiatan ini. Pertama, capacity building diharapkan memberi edukasi, pengetahuan, dan pengalaman baru bagi insan media NTT.

“Di era digital yang didominasi Gen Y dan Gen Z, konten jurnalis harus lebih memikat, mengikuti tren, namun tetap kredibel berbasis data dan informasi faktual,” jelasnya.

Kedua, kegiatan ini diharapkan memberi dampak langsung bagi pembangunan di NTT. Melalui sinergi media dengan berbagai pihak, narasi yang dibangun dapat mendukung kebijakan BI di daerah, mulai dari pengendalian inflasi, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ketiga, Rio menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. “Media adalah garda terdepan dalam jejaring komunikasi. Tidak ada kondisi sosial-ekonomi yang sempurna, tapi semangat gotong royong dan optimisme harus terus kita galakkan bersama,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Rio menyampaikan harapan agar kegiatan ini berjalan lancar, memberi nilai tambah, dan mempererat kerja sama antara BI dan media.

Ia juga menutup dengan pantun jenaka khasnya:
Berkeliling Surabaya menaiki bis, Mampir makan rawon hangat mumpung gerimis. Untuk media NTT yang kreatif dan kece habis,Mari bersinergi dorong ekonomi dengan penuh optimis.

Dengan adanya kegiatan ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya mendukung kapasitas media sebagai mitra strategis dalam mengawal kebijakan, serta bersama-sama membangun narasi positif bagi kemajuan NTT. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version