Bank Indonesia Gandeng Lima Perguruan Tinggi di NTT, Perkuat SDM Unggul Bidang Kebanksentralan

Foto bersama disela-sela kegiatan Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026 di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana, Kupang, Rabu (15/4/2026). (Foto: Humas Bank Indonesia Provinsi NTT).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KPwBI NTT) memperkuat kemitraan strategis dengan lima perguruan tinggi di NTT melalui Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026, yang digelar secara hybrid di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana, Kupang, Rabu (15/4/2026).

Program tersebut menjadi langkah konkret Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan di kalangan mahasiswa, sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan analitis dan adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.

Kegiatan ini diresmikan oleh Wakil Rektor III Universitas Nusa Cendana, Dr. Siprianus G. M.Sc., bersama Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Didiet Aditya B.P.

Lima perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini yakni Universitas Nusa Cendana, Universitas Flores, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Universitas Nusa Nipa, dan Politeknik Elbajo Commodus.

Melalui kerja sama tersebut, Bank Indonesia berupaya meningkatkan literasi kebanksentralan, memperkuat kapasitas akademik, serta mendorong pengembangan ekosistem riset di bidang bank sentral.

“Pendidikan kebanksentralan menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional,” demikian disampaikan dalam siaran pers Bank Indonesia Provinsi NTT.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa, peserta, mendapatkan sosialisasi mengenai kebanksentralan, pelindungan konsumen, sistem pembayaran digital melalui QRIS, serta program Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.

Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas inflasi, nilai tukar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bank Indonesia menegaskan, program pendidikan kebanksentralan bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga memperkuat kualitas pembelajaran melalui integrasi wawasan kebanksentralan, pengembangan kapasitas, dan pembentukan karakter generasi muda yang unggul serta berintegritas.

Melalui kolaborasi ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan demi mendukung stabilitas ekonomi dan kemajuan bangsa. (*/TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version