Belum Dibenahi Jalan Dalam Kota Larantuka dan Fasilitas Publik Lainnya Jelang Samana Santa

Kawasan jalan negara depan KapelaTuan Ana, kelurahan Lohayong Larantuka yang mulai ditata jelang perayaan Semana Santa. (Foto: OLA/ranakanews.com)

LARANTUKA, RANAKANEWS.com- Belum dibenahi dengan baik jalan dalam Kecamatan Kota Larantuka, mulai dari jalur jalan Negara di Lewolere, lalu Jalan Tiga Lewolere-Pantai Besar-Sandominggo-Werihingga di areal masuk Pelabuhan Larantuka menjelang Perayaan Samana Santa, kini menjadi tanda tanya besar publik. Termasuk di kompleks Kantor Bupati Flores Timur.

Kondisi jalan pada titik-titik ini masih dalam keadaan rusak alias belum tertangani hingga pekan ketiga Bulan Maret 2023. Sementara puncak prosesi Semana Santa di Kota Larantuka, yang menjadi event dunia, dan beberapa titik lagi seperti di Desa Wureh Pulau Adonara, dan Desa Konga Daratan Larantuka, yang sesuai rencana diikuti ribuan Peziarah dari berbagai daerah, pada Jumat, 07 April 2023, terhitung tinggal 3 pekan lagi.

Tak cuma jalan, namun fasilitas publik lainnya yang ikut menunjang kebutuhan peziarah, yang belum dibenahi dengan baik fasilitas MCMK di Taman Kota Felix Fernandez, yang telah dibangun dengan biaya Rp900 juta tersebut.

Sebagaimana pantauan Media belum lama ini, tampak luar hingga  bagian dalam seperti Lantainya masih terlihat kotor dan tak rapih.

Terkait penanganan kondisi jalan dalam Kota Larantuka dan sekitarnya, Kepala Dinas PUPR Flotim, Yohanes Bercmansh Tukan,ST.MT kepada wartawan media ini menjelaskan, pihaknya memang kesulitan untuk tangani saat ini sebelum Samana Santa. Sebab, Alokasi Dana Rp15,6 M APBD Flotim Tahun Anggaran 2023 untuk penanganan Infrastruktur Dalam Kota Larantuka dan beberapa wilayah Kecamatan lainnya, baru bisa dikerjakan setelah perayaan Semana Santa.

“Iyah, ini yang membuat Kami kesulitan karena saat ini masih dalam proses perencanaan dan lelang di Unit Lelang dan Pengadaan (ULP),”terangnya kepada Wartawan di Aula Setda Flotim, usai penandatanganan MoU Pemda Flotim dan Kejari Flotim terkait penyelesaian masalah hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Kamis (16/03/2023) pagi.

Manch Tukan sendiri bahkan sampaikan, pihaknya tidak punya dana untuk perbaikan cepat infrastruktur yang mendukung langsung kelancaran prosesi Semana Santa.

“Mau bagaimana lagi, dana tidak ada, juga komunikasi dengan rekanan yang bisa bantu kerja perbaikan cepat, belum ada sampai dengan saat ini,” tambahnya, serius.

Ia berharap ada solusi cepat yang bisa diambil bersama dari semua pihak yang terlibat dalam  kepanitiaan perayaan Semana Santa kali ini.

Terpisah, pihak terkait lainnya, baik Pemda Flotim, Keuskupan Larantuka bersama Umat Lingkungan Gereja di Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka, juga Panitia Perayaan Semana Santa saat ini terus membenahi berbagai hal.

Seperti terlihat di Kapela Tuan Ana, Tuan Ma, Kapela St.Antonius Padua, serta beberapa Kapela lainnya, juga penataan di Taman Kota Felix Fernandez.

Hanya saja, di beberapa bagian Taman Kota ini seperti areal MCMK pinggir Pantai sebelah barat Kapela Tuan Ma, belum terlihat mulai ditata jadi rapih dan bersih.

Beberapa warga yang sempat ngobrol dengan wartawan pun berharap dalam pekan depan area-area publik tersebut sudah bisa ditata rapi sehingga kelihatan indah wajah Kota Reinha, nantinya. Apalagi, dalam pemberitaan di Media, Penjabat Bupati Flotim,Drs.Doris Alexander Rihi,M.Si saat ke Jakarta belum lama ini, juga mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno untuk menghadiri Perayaan Samana Santa, yang dibarengi dengan digelarnya Festival Bale Nagi, pasca Prosesi Regilius yang berumur lebih dari 5 abad ini.

“Ini sebuah perayaan dunia yang pasti ramai sekali karena baru dibuka pasca Covid-19, apalagi rencananya dihadiri juga Menteri Sandiaga Uno, dan Tamu Undangan lainnya.

Olehnya, penataan areal publik di Kota Larantuka dan sekitarnya mulai dari Bandara Gewayan Tanah Watowiti hingga bagian barat, mulai dari pintu masuk obyek wisata Wai Platin, terus ke Sandominggo menjadi sangat penting dilakukan,”ujar Lorens da Silva, Yuliana, Henderita serta Monza, saat ditemui terpisah. (OLA)

error: Konten dilindungi!