Ekbis  

BI NTT Gelar FCE Hadirkan 53 UMKM Dari Berbagai Sektor

Nining Estiningsih, seorang desainer fashion kriya (craft fashion designer), sekaligus pendiri Nice Handycraft Kupang memperagakan dan membimbing langsung para pengrajin atau UMKM yang hadir dalam merancang dan menjahit kain tenun menjadi busana yang indah saat pembukaan Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 di Pelataran Lippo Plaza Kupang pada Jumat 2 Oktober 2026. (Foto: TD)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT) secara resmi mulai menggelar Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 di Pelataran Lippo Plaza Kupang pada Jumat 2 Oktober 2026.

Pegelaran FCE 2026 mengusung tema “Flobamorata Berkarya, Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan”,  serta menghadirkan 53 UMKM dari berbagai sektor, mulai dari tenun ikat, kopi, kelor, kuliner lokal, hingga UMKM produk kelautan.

Selain itu, juga ada stan atau booth khusus untuk kalangan perbankan, dan kegiatan donor darah.

Kegiatan FCE yang akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu 4 Oktober 2026 ini menjadi ajang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk untuk naik kelas, memperluas pasar sekaligus menampilkan inovasi produk kreatif khas NTT.

Pegelaran Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 hari pertama diisi dengan kegiatan Wastra & Pelindungan Konsumen, Donor Darah yang dipusatkan di Selasar Lippo Plaza Kupang, dan kegiatan lainnya yang digelar di Panggung Indoor Lippo Plaza Kupang.

Pegelaran FCE 2026 ini membuat pusat perbelanjaan Lippo Plaza Kupang menjadi lebih semarak dan ramai pengunjung dibanding hari sebelumnya.

Panggung Indoor Lippo Plaza Kupang, kegiatan Wastra & Pelindungan Konsumen FCE 2026 yang digelar berupa Masterclass Tenun, dilanjutkan dengan Talkshow Pelindungan Konsumen, Talkshow Tenun, Kompetisi Tenun, Presentasi karya dan peragaan busana peserta, Sosialisasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Sosialisasi dan Edukasi Pelindungan Konsumen, serta Bersama Satgas PASTI Daerah Provinsi NTT menggelar Innovation Challenge.

Kemeriahan FCE 2026 di Lippo Plaza Kupang

Sementara memasuki malam hari, kegiatan FCE 2026 dilanjutkan dengan Permainan, Kuis & Hiburan di Panggung Outdoor Pelataran Lippo Plaza Kupang, dilanjutkan lagi dengan Games dan kuis Cinta, Bangga, Paham Rupiah, Games dan kuis perpustakaan, Games dan kuis PeKA & QRIS, serta Penampilan Band Music.

Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (Perbarindo NTT) juga turut ambil bagian dalam pegelaran Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 yang digagas Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.

Perbarindo NTT menempati Booth tersendiri di panggung bagian selasar Lippo Plaza Kupang.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perbarindo NTT, Robert P Fanggidae, juga tampak hadir dan memantau langsung booth Perbarindo NTT di arena pegelaran Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 tersebut.

Kepada wartawan, Ketua DPD Perbarindo NTT, Robert P Fanggidae, mengatakan, kehadiran Perbarindo NTT di kegiatan Flobamora Creative Expo (FCE) 2026 merupakan bentuk koordinasi dan kolaborasi lembaga perbankan, khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk naik kelas.

“Ada enam BPR yang ikut berpartisipasi di booth Perbarindo NTT. Karena kegiatan FCE digelar selama tiga hari, maka diatur tiap hari ada dua BPR yang hadir di booth Perbarindo ini. Bergantian supaya semua dapat bagian,” kata Robert P Fanggidae, yang juga Direktur Utama Bank Perekonomian Rakyat Tanaoba Lais Manekat (Dirut Bank TLM) ini.

Sementara itu, di Panggung Indoor Lippo Plaza Kupang, kegiatan hari pertama Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 diisi dengan pegelaran Masterclass Wastra.

Pegelaran ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman, serta membekali pengajin sebagai pelaku UMKM tentang bagaimana mengolah kain tenun, merancang dan menjahitnya menjadi busana yang indah dan bernilai tinggi.

Masterclass Wastra dibawakan oleh Nining Estiningsih, seorang desainer fashion kriya (craft fashion designer), sekaligus pendiri Nice Handycraft Kupang. Melalui forum ini, Nining Estiningsih membagikan ilmunya tentang mengolah kain tenun, merancang dan menjahitnya menjadi busana yang indah dan lebih bernilai.

Selain memnjelaskan, Nining Estiningsih bersama tim kreatif Nice Handycraft, juga memperagakan dan membimbing langsung para pengrajin atau UMKM yang hadir dalam merancang dan menjahit kain tenun menjadi busana yang indah.

Yang juga menarik, kegiatan FCE 2026 ini juga diikuti UMKM dari Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali dan Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB secara khusus membawa perwakilan UMKM untuk tampil di FCE.

Salah satu peserta pendonor darah, yang tak mau menyebutkan namanya, mengatakan kegiatan ini sangat positif.

“Kalau saya rutin donor darah setiap beberapa bulan sekali. Jadi, saya merasa senang bisa ikut membantu sesama. Karena setetes darah kita sangat berarti bagi nyawa orang lain,” ujarnya.

Menurut dia, pelayanan bagus. Petugas PMInya ramah, tempatnya nyaman, dan prosesnya cepat. (TD)

 

error: Konten dilindungi!