BETUN, RANAKANEWS.com – Bupati Malaka terus bergerak salurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat.
Kali ini, Desa Bone Tase’a pada rabu (6/09/2023). Seperti Desa lainya yang sudah disalurkan bantuan beras, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat.
Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH. MH disambut baik oleh masyarakat ditandai dengan pengalungan selempang berwarna merah dari masyarakat kepada Bupati Malaka, Plt Kadis Sosial, Kabag Humas dan Protokol serta Kabag Kesra kabupaten Malaka.
Dalam Laporan Plt Kadis Sosial Kabupaten Malaka, Marselina Klau mengatakan ” Bantuan ini merupakan bantuan kemensos yang diterima Dinas Sosial pada 5 Juli 2023, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jadi, Lanjut Ibu Lina yang akrab disapa, Desa Bonetase’a menjadi Desa penerima bantuan ini. Ini tidak ada pengecualian, semua Desa di Kabupaten Malaka akan menerima hal yang sama, sesuai ketentuan yang ada.
Ini tidak berarti tebang pilih, namun ada ketentuan yang harus di pahami agar kemudian bantuan beras ini tidak menjadi sekat antara Desa yang satu dengan yang lainnya.
Plt Kadis Sosial menyampaikan besar dan berapa banyak bantuan beras yang disalurkan di Desa Bone Tase’a
Ada 1520 Kg beras yang disalurkan kepada masyarakat penerima, masing-masing mendapatkan 20 kg dari (76 kk) yang terdata.
Semoga ini sedikit membantu masyarakat dalam beberapa hari kedepan, ucap Ibu Lina.
Sementara itu, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH. MH dalam sambutanya menegaskan bahwa ” Kita harus mensyukuri apa yang diberikan, bantuan ini tidak berarti masyarakat makan minum tidak cukup, tapi memang ini hak masyarakat yang harus disalurkan ”
Jadi, tambahnya ” Mereka yang kebanyakan protes, barang kali sudah kenyang, hidup baik makanya saat saya bekerja untuk masyarakat selalu protes kiri kanan, bersyukur adalah hal yang paling mulia”
Bone Tase’a ini memiliki potensi alam yang subur, masyarakat bisa memanfaatkan lahan-lahan yang subur ini untuk menunjang kebutuhan sandang dan pangan, imbuh Bupati Pemenang Pilkada 2020 ini.
Saya musti jelaskan, kenapa harus bagi beras, sebab ini bantuan dari kemensos, turun ke provinsi dan provinsi serahkan ke kabupaten melalui dinas Sosial untuk disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan dan aturan, jelasnya.
SN yang menjadi sapaan khasnya, menghimbau kepada masyarakat agar mengucap syukur atas bantuan yang diberikan, berapapun nilainya, berapapun besar dan banyaknya disyukuri, karna malaka, mari terus lakukan kebaikan dan kebenaran.
Jangan kita sudah hidup baik, orang lain berbuat baik, membantu masyarakat kita mulai banyak protes, lalu menegasikan niat baik pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan kepada kita, tandas Bupati Simon.
Mengakhiri sambutan hangatnya yang membuat masyarakat pecah tawa, Pasangan politik Louise Lucky Taolin itu mengatakan jika program 3K (Kebun, Kandang, Kolam) saya itu dilaksanakan maka saya pikir kebutuhan ekonomi keluarga tidak akan susah. (YB/RN)
