
LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Buruk dan tak patut dicontohi, sikap Pemda Flotim melalui Sekretaris Daerah Drs.Petrus Pedo Maran,M.Si yang tetap enggan membuka rekam jejak pembelian 5 Mobil Fortuner seharga Rp3,12 M, apakah mobil itu dibeli di Dealer Mobil Maumere, Kupang atau Surabaya, agar diketahui publik Flotim meskipun secara resmi telah diminta oleh Ketua DPRD Flotim Albert Ola Sinour dalam sidang paripurna DPRD Flotim beberapa waktu lalu.
Apalagi, sikap sangat tertutup dan sepertinya sedang menyembunyikan sesuatu yang buruk ini, jelang tibanya Bupati-Wakil Bupati, Anton Doni Dihen-Ignas Boli Uran di Lewotanah Flotim.
“Sikap Pemda Flotim, dalam hal ini, Sekda Petrus Pedo Maran yang tidak terbuka menjelaskan pembelian 5 mobil Fortuner senilai Rp3,12 M tersebut, apakah beli di Dealer Mobil Maumere, Kupang atau Surabaya, menunjukkan kesan buruk dan sepertinya ada hal yang membuatnya takut untuk berkata jujur dan terbuka.
Dalam ilmu tentang Crime, ini menunjukkan ada yang tidak baik, atau unsur niat jahat yang sedang disembunyikan, apakah terkait uang fee, serta siapa saja yang mendapatkan uang fee proyek tersebut.
Karena memang pada dasarnya, proyek pembelian 5 mobil Fortuner baru, padahal mobil dinas Fortuner yang ada masih sangat layak pakai, adalah sesuatu yang salah dan masuk kategori perbuatan pidana korupsi,”terang Matias Lidang Sabon, SH.,MM, Presiden Forum Kejar Koruptor Indonesia-Flotim, dalam sebuah obrolan terbatas bersama Tim Kerja di Markas FOKER Indonesia-Flotim, Waiwerang Kota, belum lama ini.
Menurutnya, gaya Sekda Petrus Pedo Maran selalu menghindar dari kejaran pertanyaan Wartawan terkait ihwal pembelian 5 Mobil Fortuner Baru, termasuk soal beli dimana, apakah di Dealer Mobil Maumere, Kupang atau Surabaya, juga tidak bisa dijawab, itu membuktikan kalau ada hal yang tidak beres dalam pembelian 5 mobil Fortuner baru ini.
“Padahal, mestinya menjadi hal yang menggembirakan dan patut diviralkan secara luas jikalau hari ini Kabupaten Flores Timur meskipun sedang dilanda erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki berkepanjangan, tapi Bupati-Wakil Bupati Flotim terlantik dan juga 3 Pimpinan DPRD Flotim yang baru, bisa pakai mobil dinas Fortuner yang baru, dibeli oleh Pemda Flotim senilai Rp3,12 M, di Maumere, Kupang atau Surabaya.
Sekda Petrus Pedo Maran maupun Penjabat Bupati Sulastri Rasyid sebelum berakhir masa jabatannya, tidak perlu takut atau malu bicara ke publik.
Justru dengan sikap tertutup, membisukan mulut seolah-olah sakit gigi bicara tentang 5 mobil Fortuner baru, bikin publik mulai curiga ada ‘bangkai busuk’ yang sedang disembunyikan.
Ingat, bangkai busuk itu cepat atau lambat pasti terungkap ke publik.
Dan, paket proyek ‘ambisius’ pembelian 5 mobil Fortuner ini akan dilaporkan secara resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk diselidiki,”pungkas Matias Lidang Sabon, alumnus Universitas Hassanudin Makassar ini, menyakinkan.
Sementara itu, hingga kini menjelang tibanya Bupati-Wakil Bupati Flotim Anton Doni Dihen-Ignas Boli Uran di Lewotanah Flotim, Sekda Flotim Petrus Pedo Maran juga belum menjelaskan ke publik, apakah kedua pemimpin Flotim yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto ini bakal menggunakan mobil dinas Fortuner EB 1 C yang baru dibeli atau mobil Fortuner EB 1 C Flotim yang selama ini dipakai mantan Penjabat Bupati Sulastri Rasyid.
Demikian pula, Wakil Bupati Flotim Ignas Uran, apakah memakai mobil dinas Fortuner EB 5 C yang baru dibeli atau mobil Fortuner EB 5 C yang dipakai mantan Wabup Agustinus Payong Boli.
Pedo Maran kepada beberapa awak Media di ruang kerjanya hanya sampaikan jadwal tiba, penjemputan di Bandara, acara ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati Flotim, lalu Bupati Anton Doni terus ke Lamapaha Adonara, sedangkan Wabup Ignas Uran kembali ke rumahnya.
Pedo Maran tak sedikitpun menjelaskan soal polemik 5 mobil Fortuner, termasuk mobil Fortuner yang siap dipakai Bupati-Wakil Bupati Flotim terlantik.
Dibagian lainnya, warga Desa Lewotobi Kecamatan Ile Bura mulai mempersiapkan parade penjemputan Bupati-Wakil Bupati Anton Doni Dihen-Ignas Boli Uran di Lewotobi, Selasa 4 Maret 2025.
Berbagai acara seperti tarian penjemputan, pembersihan badan jalan, gapura, juga Koor Misa Syukuran dan berbagai acara sedang disiapkan dengan baik. (OLA)