KUPANG, RANAKANEWS.com – Stevano Rizki Adranacos, Calon Anggota DPR RI Nomor Urut 2, Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II yang meliputi Sumba, Timor, Sabu Raijua, dan Rote dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mulai melakukan sosialisasi Caleg di Penfui Timur, Selasa (03/10/2023) sore.

Turut mendampingi, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang Johanis Mase, Calon Anggota DPRD Kabupaten Kupang Kornelis Tanggu Bore Nomor urut 2, Calon Anggota DPRD Provinsi NTT Melsy Juliana Bunga Nomor Urut 4 yang juga sebagai Bendahara DPC PDI-P Kabupeten Kupang.


Terlihat antusias warga banyak yang hadir pada sosialisasi tersebut, berjalan baik dan lancar.
Dalam sosialisasi tersebut Pemandu acara yang juga sebagai Ketua Panitia (Calon Anggota DPRD Kabupaten Kupang Kornelis Tanggu Bore, Nomor Urut 2, red) terlebih dahulu mengenalkan Partai PDI-P dilanjutkan pengenalan caleg yang diusung serta diresmikan Posko Pangkalan Ojek ditandai dengan pengguntingan pita.
Stevano Rizky Adranacus menuturkan, Bapa Herman Herry sekarang umurnya sudah 62 tahun. Beliau bilang, Papa sudah cape, Papa sudah tumpuk tugas, Papa sudah selesai sekarang kau yang uruskan makanya itulah kenapa saya di sini untuk meneruskan kerja beliau di DPR RI.
“Terkait visi saya sebagai Anggota DPR RI pastinya untuk meningkatkan kesejahteraan Bapa/mama semua. Kalau kita bicara Provinsi NTT ini, kita ambil perumpamaan ada punya warung atau kios, NTT ini kios cuman jualan, rugi terus, jadi nombok terus. Kenapa kita nombok terus? karena tidak ada yang beli. Atau yang sopir ojek, ibaratnya kaka cicil motor di Koperasi tapi gak ada penumpang tidak ada yang naik, itu NTT yang sekarang.
Tugas saya kalau terpilih sebagai Anggota DPR RI, selain membantu mengambil anggaran dari pusat berkoordinasi sama kaka-kaka saya disini bawa anggaran itu disini bukan dalam bentuk uang ya kita investasikan menjadi infrastruktur,” kata Stevano.
“Saya berlatar belakang pengusaha di bidang perhotelan. Saya punya hotel satu di Kota Kupang namanya Hotel Sotis, lalu baru saja buka satu Hotel bintang lima di Pulau Sumba di Desa Kodi. Selain itu saya juga punya tugas dan punya jaringan untuk membawa investor datang juga ke sini. Untuk bawa duit kesini taro duit disini, buka usaha di sini, buka lapangan pekerjaan di sini Bapa/Ibu sekalian. Kalau tidak seperti itu kita akan selamanya menjadi kios yang rugi atau ojek yang tidak punya penumpang.
Lewat jaringan ini saya punya, sebagai pengusaha, lewat investasi yang saya sudah lakukan di NTT, saya harapkan itu bisa juga meningkatkan semangat teman-teman saya yang di Jakarta untuk taro duit di NTT karena NTT ini potensi luar biasa Bapa/mama sekalian. Apa yang tidak kita punya; pariwisata nomor satu di dunia, pertanian, Perikanan, cuman orang masih takut untuk taro duit disini karena belum kenal orang NTT. Kalau bukan putra daerah yang buka pintu siapa lagi Bapa/mama sekalian karena orang di Jakarta sana harus liat orang berhasil dulu baru mereka taro duit.
Jadi disini saya punya misi, intinya untuk bawa duit masuk ke dalam ( NTT,red); pertama, secara politik dan secara investor, secara swasta juga. Dan semua itu tujuannya untuk kesejahteraan kita semua. Jadi mungkin seperti itu, Bapa/mama sekalian,” bebernya.
Lanjut Stevano, jadi masa depan NTT masa depan Indonesia ada ditangan anak muda, itu salah satu alasan masuk politik sebagai pengusaha untuk mempercepat kemajuan.
Kalau Bapa /mama mengizinkan saya untuk terpilih menjadi anggota DPR RI nanti saya mohon doanya agar bisa melanjutkan kerja yang sudah dilakukan oleh papa saya Bapa Herman Hery agar bisa terus berkoordinasi dengan kakak-kakak saya di sini (Pak Kornelis Tanggu Bore, Pak Johanis Mase, dan Ibu Melsy Juliana Bunga,red),” sembari meminta kerjasama antara Caleg DPR RI, Caleg Provinsi, Caleg Kota/Kabupeten.
Dalam kesempatan tersebut, Stevano menyebut NTT segudang potensi di bidang pariwisata, perikanan, serta agrikultur laksana raksasa yang sedang tertidur.
Ia menyebut anak muda yang masih punya idealisme harus mengambil peran sebagai motor penggerak perubahan menuju kemajuan.
NTT ini memiliki banyak potensi dan untuk memaksimalkannya dibutuhkan peran anak muda yang berani dan punya pemikiran kritis demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTT,” ujarnya.

Salah seorang ojek, Inyo, mengaku bangga atas kehadiran Caleg DPR RI Stevano R. Adranacus bersama tim (Caleg Provinsi, Kota/Kabupeten Partai PDIP,red).
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas peresmian pangkalan ojek sore ini, besar harapan kami semoga Pak Stevano meraih kursi dan duduk di senayan, sehingga apa yang kami mau beliau dapat wujudkan,” ujarnya.
“Kami juga mengharapkan agar Caleg Provinsi, dan Caleg Kota/Kabupeten meraih kursi DPR karena lewat mereka, kami (masyarakat,red) bisa menyalurkan aspirasi,” tambahnya. (TD)












