KUPANG, RANAKANEWS.com- “Saya berlabuh di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) karena ada rasa cinta saya ke PKB. Saya juga melihat PKB adalah partai yang baik dan bisa menampung kita dan bisa menjadi perpanjangan tangan aspirasi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT)”. Melalui PKB sebagai kendaraan politiknya adalah pilihan yang tepat.
Demikian diungkapkan Advokat Martinus Siki, SH., MH, usai mengikuti acara penutupan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke-3 dan Rapat Koordinasi Lembaga Pemenangan Pemilu (Rakor LPP) PKB NTT, di Hotel Kristal Kupang, Minggu (18/9/2022) siang.
Marthinus Siki mengaku kalau dirinya tidak pernah bergabung di Partai politik. “Selama ini saya tidak pernah bergabung di partai politik. Ini baru pertama kali saya bergabung di partai politik. Semoga lewat kehadiran saya bisa turut membesarkan PKB dan saya secara pribadi bisa juga dibesarkan oleh PKB,” tutur calon DPR RI melalui PKB daerah pemilihan NTT 2 pada 2024 mendatang.
Dirinya menegaskan, akan bekerja bersama para calon lainnya untuk bisa meraih perolehan kursi di DPR RI. Bahkan, cita-cita besarnya ingin melebihi perolehan kursi yang sudah diraih pada 2019 lalu.
“Saat ini di Dapil 1 dan II masing-masing ada 1 kursi. Semoga kita bisa menambah kursi itu. Jangan I, kalau bisa 2 kursi lah,” harapnya optimis.
Untuk mencapai terget itu pula, kata Martinus Siki, secara pribadi dirinya bersama tim akan berkolaborasi dengan mesin PKB akan bekerja keras, akan membangun PKB agar semakin besar dan lebih baik kedepannya. Dengan kemampuan yang dimiliki, dirinya akan terus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran sampai ke pelosok agar memenangkan PKB.
“Jika mesin partai juga bisa bekerja secara baik, maka tentunya akan membawa kita pada apa yang dicita-citakan bersama,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, sebagai bukti cinta dan perjuangannya untuk PKB, Martinus Siki menyumbang sebuah mobil ambulance.
Menurutnya, sejak tahun 2018, dirinya juga telah menyediakan mobil ambulance untuk membantu masyarakat. Dan menurutnya, saat ini pun demikian dirinya tetap akan membantu masyarakat melalui PKB.
“Untuk pelayanan ambulance ini juga gratis. Tidak dipungut biaya. Karena kita tahu bahwa harga sewa mobil ambulance kan mahal. Semoga ini membantu, terutama untuk masyarakat kecil,” pungkasnya. (TD)
