
LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Langit pagi Lewotobi, Minggu 17 Agustus 2025 tampak cerah ceria, mengiringi perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke-80, yang diawali Misa Kenegaraan dipimpin Pastor Paroki Santu Yosef Lewotobi, Romo Leonardus Lewokerore,Pr, di Gereja St.Fransiskus Xaverius Lewotobi, hingga apel bendera di Stadion Bola Kaki Lewotobi yang berjalan penuh hikmat, yang resmi dibuka pukul 10.00 WITA, dipimpin Kepala Desa Lewotobi Tarsisius Buto Muda, selaku Inspektur upacara.
Meski diwanti-wanti tetap waspada karena level Gunung Lewotobi Laki-Laki yang kembali naik ke level IV awas, setelah sempat turun ke level III.
Panasnya terik matahari yang menyengat tubuh, tak membuat kendor spirit cinta tanah air ratusan warga, jajaran Pemerintah Desa Lewotobi, Pemdes Persiapan Lewouran, Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Kecamatan Ile Bura, Puskesmas Ile Bura, Para Guru, Anak Sekolah, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan yang memadati lapangan apel, mengikuti seluruh rangkaian detik-detik proklamasi kemerdekaan, hingga puncak pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar dari Murid SMA Swasta Ile Bura.
Kades Tarsisius Buto Muda, yang berseragam kebesaran putih-putih, tampil memimpin apel puncak dengan hikmat dan lancar.
Menariknya, puncak peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Desa Lewotobi sebagai bentuk nyata cinta tanah air, juga ditandai dengan upacara pelepasan 200 an ekor Tukik (anak Penyuh,red) di Pantai Lewotobi, oleh Kades Tarsisius Buto Muda, Penjabat Kades Persiapan Lewouran Stenly Watokolah dan Pelaksana Tugas Camat Ile Bura Silvester Lein,S.Sos, usai apel bendera, disaksikan warga dan tamu undangan.
Tukik yang dilepas kembali ke laut, untuk kesekian kalinya itu, ditemukan dan diselamatkan warga belum lama ini.
“Pelepasan Tukik pun dilakukan sehari sebelumnya, Sabtu 16 Agustus 2025, sebagai buah nyata dari program Gerakan Cinta Laut, melalui Program Konservasi dan Penyelamatan Biota Laut, yang selama ini digencarkan Pemdes, BPD dan Masyarakat Desa Lewotobi,”ujar Kades Lewotobi Tarsisius Buto Muda saat melepas Tukik.
“Terima kasih kepada Warga dan Kelompok Masyarakat Pengawas Laut Desa Lewotobi atas dedikasi tulus selamatkan Tukik maupun biota laut lainnya.
Pemdes Lewotobi telah berkomitmen menyiapkan anggaran dan menyerahkan penghargaan kepada warga yang peduli dan berjasa menyelamatkan Tukik,”tegas Buto Muda saat memimpin penyerahan piagam penghargaan dan bonus uang oleh Pelaksana Tugas Camat Ile Bura, Silvester Lein, Penjabat Kades Persiapan Lewouran Stenly Watokolah, Ketua BPD Lewotobi Mateus Belan Kwure, Kepala Sekolah SMA Swasta Ile Bura Stef Gelang Temu dan Babinsa Ile Bura, Serda. Yohanes Bada Puka.
Prosesi penyerahan piagam penghargaan ini, kian membuat semarak peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI, setelah sebelumnya diserahkan piagam penghargaan kepada Posyandu Lewouran yang meraih juara 2 tingkat Kabupaten Flotim oleh Plt.Camat Ile Bura.
Kades Buto Muda yang Membacakan sambutan Bupati Flotim Ir.Antonius Anton Doni Dihen,M.Sc, menyampaikan pesan selamat merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam spirit lompatan jauh, menuju Flotim yang maju, mandiri dan berkelanjutan kepada seluruh masyarakat.
“Bupati Anton Doni mengajak seluruh masyarakat Flotim, mari saatnya bergandengan tangan menyukseskan berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Flotim, yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 yang telah ditetapkan,”tandas Kades Buto Muda, semangat.
Dalam sambutan setebal 10 halaman yang dibacakan tersebut juga disampaikan sejumlah capaian kinerja kepemimpinan politik Bupati-Wakil Bupati Anton Doni-Ignas Uran, dalam 100 hari kinerja diantaranya: pembangunan jalan rabat beton Simpang Lamanabi-Latonliwo-Basira senilai Rp11 M, beberapa Plat Deker wilayah Tanjung Bunga, Rp3 M untuk jalan dalam Kota Larantuka, Rp500 juta Solor Fun Run yang hari ini sudah mulai memberi denyut pariwisata di Solor, Pembangunan 2 Sumur Bor di Solor, Naiknya Status RSUD Larantuka ke tipe C, dan beberapa agenda strategis lainnya yang dibuat.
Selain itu, capaian urusan penanganan 7000 an pengungsi erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki yang terus dilakukan Pemda Flotim bersama BNPB Republik Indonesia dan berbagai pihak terkait, seperti pembangunan Hunian Sementara yang kini sudah ditempati pengungsi, serta lanjutan pembangunan Huntara yang terus digenjot, serta pembukaan jalan ke lokasi Hunian Tetap Noboleto yang kini tersisa 100 meter ke lokasi.
Pantauan langsung Wartawan, Apel pengibaran bendera merah putih HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat desa Lewotobi kali ini sangat meriah.
Usai Apel dilanjutkan dengan ramah tamah, makan bersama seluruh warga, dan joget ria.
Hingga berita ini tayang kemeriahan HUT RI ke-80 tingkat desa Lewotobi masih berlangsung. (OLA)