BETUN, RANAKANEWS. com – Desa Leunklot menjadi salah satu desa di kabupaten Malaka yang turut andil dalam kemeriahan HUT RI ke-78.
Hal itu ditandai dengan banyaknya even yang digelar selama tiga hari terhitung selasa (15/08/2023).
Kegiatan ini melibatkan masyarakat desa Leunklot dan Pelajar SD yang mengikuti lomba baca puisi yang digagas front intelektual muda desa Leunklot.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh front intelektual muda Desa Leunklot ini dibuka secara resmi oleh Kapala Desa Leunklot, Yulius Leki Seran, S.Pd. pada selasa (15/08/2023).
Kegiatan inipun didukung penuh oleh pemdes Leunklot dan masyarakat yang dengan antusiasme tinggi turut andil dalam beberapa mata lomba, seperti bola voli, tarik tambang yang sudah dilakukan pada rabu (16/08/2023)
Yang menakjubkan adalah kegiatan ini melibatkan pelajar SD yang bersaing dalam podium lomba baca puisi dengan memilih tema bertajuk ” kemerdekaan dan Kepahlawanan”
Ketua Panitia, Ignasius Wandelinus Manek, mengatakan, dengan antusiasnya para peserta pada kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotik bagi para peserta. Sesuai dengan tema baca puisi yakni tentang kepahlawanan dan kemerdekaan.
Disampaikan Iwan, para peserta diharapkan bukan hanya sekedar bertanding saja namun bisa meneladani sikap-sikap yang telah dilakukan oleh para pejuang dalam merebut kemerdekaan pada masa perjuangan dulu. Sehingga rasa itu bisa tertanam di hati para pelajar untuk bisa tumbuh dalam mengisi pembangunan.
Selain itu, Iwan juga menuturkan bahwa rendahnya tingkat literasi generasi saat ini bisa meningkat dengan adanya lomba baca puisi yang dilakukan. Dengan begitu para generasi muda terus membudayakan membaca dalam keseharian mereka.
Ia berharap kegiatan ini bisa memupuk semangat para generasi muda, orang tua di wilayah Leunklot dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia mulai dari Desa.
Sementara itu, dalam penyampaian singkat kapala Desa Leunklot, Yulius Leki Seran, S. Pd. Tentu saya sangat bangga karna anak-anak saya di Desa Leunklot memiliki keberanian layaknya para pendahulu.
Mekipun lomba ini di tingkat Desa tapi hal ini mampu meningkatkan keberanian pelajar SD untuk kemudian mampu bersaing di even-even besar ditingkat kecamatan,kabupaten, provinsi bahkan nasional, tambah kades Yulius.
Orang nomor 1 Leunklot itu menambahkan ” Dengan kegiatan yang sangat positif yang bertajuk kebangsaan ini, siswa-siswi SD mampu menanamkan semangat patriotik dalam diri sejak dini. Ini satu kebanggaan bagi saya secara pribadi, pemerintah Desa, orang tua dan tentu para guru sebagai edukator. (YB/RN)
