LARANTUKA,RANAKANEWS.com- Dibawah kibar bendera merah putih, saat detik-detik peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tingkat desa Lewotobi Kecamatan Ile Bura, yang ditandai dengan apel bendera merah putih di lapangan bola kaki, Kepala Desa Lewotobi Tarsisius Buto Muda mengajak seluruh masyarakat menundukan kepala berdoa bagi korban gempa bumi Flores 7,7 SR, Sabtu 15 Agustus 2026 pukul 04.30 WITA, yang hingga pukul 18.30 WITA mencapai 47 korban meninggal dunia, dengan rincian, 24 di Manggarai, 17 Manggarai Timur, 3 Sikka, 1 Ngada, 1 Ende dan 1 Manggarai Barat.
Saat membacakan sambutan Bupati Flores Timur Ir.Antonius Doni Dihen,M.Sc dalam apel bendera yang dihadiri Pimpinan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Anggota, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, Aparatur Sipil Negara, Tenaga Kesehatan Puskesmas Ile Bura, Anak Sekolah, serta seluruh lapisan masyarakat Desa Lewotobi, Kades Tarsisius Buto Muda juga menyampaikan pernyataan berdukacita mendalam dan berbelangsukawa dari Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Flores Timur kepada para korban meninggal dunia dan memberikan dukungan besar bagi keluarga korban meninggal, agar selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi bencana ini dan lekas pulih.
Dalam sambutan Bupati Flotim setebal puluhan halaman itu, sesuai rilis data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu 15 Agustus 2026, dilaporkan juga tak kurang dari 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, 148 rusak ringan sejumlah fasilitas publik seperti 5 rumah ibadah, 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, 6 kantor dan sejumlah fasilitas publik lainnya.
Kades Tarsisius Buto Muda, yang telah menjabat selama 2 (dua) periode sejak tahun 2015, dan bakal berakhir masa jabatan Desember 2027, juga membacakan 20 capaian program unggulan strategis Lompatan Produktivitas Flores Timur tahun 2026, yang telah dinikmati hasilnya oleh masyarakat, walaupun tak semua berjalan sukses, sebagai kado HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 kali ini, yakni terbangunnya Kawasan ekonomi Pertanian skala Big Push, Peternakan skala Big Push modern terintegrasi dan Perikanan skala Big Push modern terintegrasi, Kampung Nelayan terintegrasi, Pengolahan Komiditas Unggulan, BUMD Berdaya, Kegiatan Pariwisata Premium, Future School, Lompatan literasi dan narasi, Layanan prima kesehatan, Lanjut Go Cinta 2H2, BLK dan Bio Malaysia, Hadirnya Kantor Urusan Dokumen Paspor ke Malaysia di Larantuka, Siskamdes dan Total Migrasi Aman, Flotim Summit, By Nama By Adresss, By Picture Data Kemiskinan Tergolong Dalam 10 desil, Flotim Cinta Berkeadilan Sosial, Pelatihan Petani Millenial, Air dan Kelanjutannya Ekologi, Desa Afirmasi Pengentasan Kemiskinan dan Stunting, serta Penguatan ekonomi Kecamatan, Desa dan Kelurahan Tangkap Peluang MBG.
Selain itu, Kades berprestasi di Flotim, yang sudah berulang kali mengajukan surat resmi ke Inspektorat Daerah Flotim untuk meminta diaudit seluruh laporan keuangannya selama menjabat Kelapa Desa Lewotobi selama 2 periode itu, juga menginformasikan kepada seluruh masyarakat Lewotobi terkait capaian urusan 5 hektar tanah di Kuhe untuk didaftarkan di Badan Pertanahan Nasional agar diterbitkan sertifikat, lalu 25,94 hektar di Todo yang telah melalui proses indentifikasi lahan dan inventarisasi, serta 6,66 hektar lahan di Walang Desa Lewolaga yang telah dilakukan penanaman pilar, guna pembangunan hunian tetap bagi warga pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang hingga kini masih tinggal hidup di Hunian Sementara (Huntara) Desa Konga, Kecamatan Titehena.
Adapun, capaian pembangunan lainnya yang ikut dilaporkan, yakni: Flotim dapat predikat WTP tahun 2026 dari rilis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, juga ada program Pencegahan resiko korupsi berbasis data, hingga adanya aplikasi Jaksa Jaga Desa untuk mengawasi pelaksanaan dana desa.
“Ini hasil kerja bersama seluruh masyarakat Flotim, hingga Kita bisa meraih sejumlah prestasi seperti lomba inovasi daerah, Flotim sadar Adminduk.
Karena itu, mari Kita bersatu bergerak membangun Flotim dengan gotong royong,”pekik Kades Tarsisius Buto Muda sembari meringkaskan pembacaan sambutan Bupati Flotim setebal 43 halaman tersebut.
Dimana, juga dirilis angka kenaikan Indeks Pembangunan Manusia Flotim di satu sisi, namun angka pengangguran, kemiskinan dan inflasi daerah, juga ikut naik di sisi yang lain.
Demikian pula, dengan catatan keuangan APBD Flotim, dimana pendapatan tahun 2027 naik Rp1,2 T lebih dari tahun 2026 sebesar Rp1,1 lebih T.
Lewotobi Berbangga, Putra Boy Kedang Masuk Top 5 Pemuda Pelopor Pembangunan Flotim
Tak hanya membacakan capaian program pembangunan tingkat kabupaten Flotim, Kades Tarsisius Buto Muda juga mengajak seluruh masyarakat Lewotobi untuk berbangga atas prestasi yang diraih salah satu putra yakni : Ade Boy Kedang yang lolos ikut test Pemuda Pelopor Pembangunan Flotim masuk Top 5, dan siap bersaing masuk Top 3.
“Ade Boy Kedang, dinilai sukses sebagai pemuda pelopor pembangunan bidang usaha jasa angkutan desa Putra Tunggal dan jual bahan bangunan, membantu warga selama ini. Apalagi, di saat erupsi dan dampak banjir lahar Gunung Lewotobi Laki-Laki yang membuat jalur jalan trans Nobo-Nurabelen-Lewotobi rusak parah hingga kini.
Tak cuma itu, Ade Yani Uran juga dapat Bot Camp jualan dari Dinas PKO untuk mendukung usaha jualannya.
Ada pula bantuan Pemda Flotim sebesar Rp150 juta untuk rumah ibadat Gereja St.Fransiskus Xaverius Lewotobi, yang dalam waktu dekat cair untuk segera dikerjakan.
Kemudian, ada bantuan pangkas rambut lagi nanti bagi yang berminat, sehingga bisa disiapkan pemuda-pemudinya,”beber Kades Tarsisius Buto Muda, yang secara terang nyatakan sikap tidak akan mencalonkan dirinya kembali sebagai Kepala Desa Lewotobi pada periode mendatang, walaupun masih dimungkinkan aturan.
Dibagian lainnya, masih dalam sambutannya, Tarsisius Buto Muda dihadapan warga yang memenuhi stadion bola kaki Lewotobi, menginformasikan, tahun lalu juga ada warga Dusun Lewouran yang ikut pelatihan bengkel otomotif dan kini telah mendapatkan bantuan sejumlah peralatan kerja bengkel yang kini telah beroperasi melayani warga,
“Selaku Kepala Desa Lewotobi, Saya juga baru menandatangani penyerahan bantuan seng bagi fasilitas publik di Lewotobi yakni Gereja, Sekolah, Kantor Desa, Posyandu, yang siap didroping dalam waktu dekat,”katanya.
Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 kali ini tingkat desa Lewotobi, berjalan cukup meriah berkat sigapnya Panitia yang dimotori Sekdes Ignas Tukan dan jajarannya, juga support antusias Kepala Dusun A Wilibrodus Suban Aran dan Kepala Dusun B Robertus Ropong Uran bersama warga dan Karang Taruna, PKK Desa, dan pihak terkait lainnya.
Apel pengibaran bendera yang dimulai pukul 8.30 WITA, dipimpin Kepala Desa Lewotobi Tarsisius Buto Muda selaku Pemimpin Upacara, berjalan lancar dan sukses, dengan siswa SMA Swasta Ile Bura sebagai Tim Pengibar Bendera Merah Putih.
Sementara peserta upacara, hadir lengkap lapisan warga mulai dari Anak Sekolah TK/PAUD Soga Lewo, SDK Lewotobi, SMPK Ile Bura dan SMA Swasta Ile Bura.
Jajaran instansi dari Puskesmas Ile Bura, Para Guru, Tokoh Masyarakat dan Warga Desa Lewotobi, hadir mengikuti apel pengibaran bendera.
Acara pengibaran bendera berakhir pukul 10.30 WITA, dilanjutkan dengan acara ramah tamah, diselingi aneka lomba mulai dari lomba Makan Kerupuk tingkat Lansia, Tarik Tambang, Pecah Balon berpasangan, Mewarnai Anak Sekolah Dasar.
Kemeriahan berlanjut hingga makan bersama seluruh warga pukul 12.30-13.00 WITA, dilanjutkan dengan sukaria bersama.
Sementara itu, sejumlah lomba dan pertandingan lainnya akan dituntaskan pada siang hari hingga sore, sebelum apel penurunan bendera merah putih. (OLA)
