WAIBAKUL, RANAKA- NEWS.com- Direktur perlindungan tanaman pada Kementerian Pertanian RI, Dr Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, M.M memacu pemerintah dan petani Sumba Tengah untuk meningkatkan perluasan lahan pengembangan food estate dari 5000 ha menjadi 10.000 ha.
Target pemerintah pusat adalah setahun, petani harus menanam tiga kali. Misalnya menanam padi, padi dan palawija atau menanam padi terus menanam palawija dan palawija. Secara teknis, hal tersebut sepenuhnya kembalikan kepada pemerintah daerah dan para petani untuk melaksanakannya. Sebab pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI telah memutuskan harus mensukseskan food estate Sumba Tengah agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani Sumba Tengah.
Karena itu, kehadirannya bersama sejumlah staf di Sumba Tengah adalah ingin mendorong pelaksanaan program food estate berjalan sesuai rencana.
Target Sumba Tengah menjadi penyuplai komoditas kebutuhan pangan secara nasional. Semua itu hanya dapat terwujud melalui kerja keras pemerintah, petani, penyuluh dan semua elemen masyarakat lainnya yang menaruh kepedulian terhadap pembangunan pertanian di SumbaTengah ini.
Kegiatan food estate merupakan program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani Sumba Tengah.
Direktur Perlindungan Tanaman pada Kementerian Pertanian RI, Dr Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, M.M menyampaikan hal itu sesaat setelah mengadakan pertemuan dengan tim teknis pengembangan lahan food estate di bukit Joko Widodo di Ngoro Lenang, Kecamatan Katikutana, Sumba Tengah, Senin (3/5/2021).
Didampingi Kepala Dinas Pertanian Sumba Tengah, Umbu K.Pari, STP, Direktur Perlindungan Tanaman pada Kementerian Pertanian RI, Dr.Ir. Mohammad Takdir Mulyadi, M.M lebih lanjut menjelaskan, peningkatan kesejahteraan petani hanya dapat terwujud melalui produksi pangan.
Dan hal itu menjadi tanggungjawab bersama dan harus sukses. Sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat mensukseskan program food estate Sumba Tengah maka mulai akhir tahun 2020 menurunkan bantuan saran prasarana dan pendampingan. Semua itu bertujuan mensukseskan pembangunan food estate Sumba Tengah.













