
LARANTUKA,RANAKANEWS.com-
Meriahnya Pembukaan Perpas XII Regio Gerejawi Nusra, Selasa 1 Juli 2025 malam oleh Uskup Agung Ende Mgr.Paul Budi Kleden,SVD, diawali dengan perarakan serta penerimaan adat oleh Pewaris Kerajaan Larantuka Don Martinus,DVG di pintu masuk Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, menjadi moment sakral dan penting yang membawa nilai serta harapan baru tentang nasib Perantau.
Pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Uskup Agung Ende, Mgr.Paulus Budi Kleden,SVD didampingi Uskup Larantuka, Mgr.Fransiskus Kopong Kung,Pr, Bupati Flotim Antonius Doni Dihen dan Ketua DPRD Flotim, Albert Ola Sinour.
Prosesi perarakan dan penerimaan adat oleh Pewaris Raja Larantuka, bagi 9 Uskup bersama para delegasi menuju pintu masuk Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Selasa 1 Juli 2025 sore itu, yang dikemas Panitia membuktikan kesiapan Keuskupan Larantuka selaku tuan rumah, menyukseskan agenda strategis ini.
Kendatipun, forum ini harus berlangsung dibawah ancaman serius bencana letusan dua Gunung api yakni Lewotobi dan Lewotolok yang terus bergantian bergemuruh sepanjang hari serta menyemburkan lava panas.
Panitia Perpas XII Regio Nusra di Larantuka yang dipimpin Romo Geby Unto Da Silva,Pr, Vikjend Keuskupan Larantuka telah memainkan peran pentingnya, mengemas penyambutan dan pembukaan Perpas XII Regio Nusra kali ini secara apik, memadukan adat dan agama dalam satu moment sakral Gerejawi Se Nusra.
Karena itu, diharapkan Perpas XII Regio Nusra Larantuka yang mengusung tema Mencari solusi praktis Pastoral tentang Perantau, menarik perhatian serius Pemerintah Pusat dan Daerah, terlibat lebih serius mencegah dan memberantas human trafficking.
“Kita berharap tidak ada lagi berita tentang korban human trafficking, perantau diperas majikan, lalu pulang dalam keadaan meninggal, setelah Perpas XII Regio Nusra Larantuka ini menghasilkan solusi praktis Pastoral yang, menjadi pedoman bersama dalam terkait Perantau,”tegas Uskup Larantuka Mgr.Fransiskus Kopong Kung, Pr saat pembukaan Perpas XII Regio Nusra Selasa, 1 Juli 2025, malam.
Diketahui, Kegiatan Perpas XII Regio Nusra di Larantuka telah memasuki hari ke 3, Kamis (3/7/2025), setelah kemarin Rabu 2 Juli 2025 menampilkan pembicara Gubernur NTT Melki Lakalena, pada pagi hari, lalu dilanjutkan hingga sore dan malam hari dengan mendengar beberapa cerita nyata tentang masalah perantau dari daerah tujuan yakni delegasi Keuskupan Sandakan dan Keningau.
Kegiatan hari kedua Rabu (2/7/2025) ditutup pukul 20.00 Wita, makan malam bersama dan meninjau arena pameran UMKM para purna migran. (OLA)












