Dua Dokter Kakak-Adik Kandung Bertugas di Ruteng, Layani Ratusan Warga Pascagempa Flores

dr. Maria Devi Arianti, M.Biomed., Sp.KKLP., MBA., M.Bio.Et. dan adiknya, Dr. Ivan Hendra Sudarmawan, dr., Sp.B Subsp.BD (K)., FICS., FISQua., S.H., M.H., MBA. (Rompi biru) sedang menangani pasien ( Foto: Ist.)

RUTENG, RANAKANEWS.com – Pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus didekatkan kepada warga. Di tengah proses pemulihan pascabencana, tim medis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan pelayanan di sejumlah lokasi di Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Menariknya, dalam penugasan tersebut, dua dokter yang merupakan kakak-adik kandung mendapat kesempatan bertugas bersama di Ruteng.

Keduanya yakni dr. Maria Devi Arianti, M.Biomed., Sp.KKLP., MBA., M.Bio.Et. dan adiknya, Dr. Ivan Hendra Sudarmawan, dr., Sp.B Subsp.BD (K)., FICS., FISQua., S.H., M.H., MBA.

dr. Maria Devi Arianti merupakan Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer, sedangkan Dr. Ivan Hendra Sudarmawan bertugas sesuai keahliannya sebagai dokter spesialis bedah di Rumah Sakit Lapangan.

Dalam pelayanan yang dilakukan tim bersama dr. Maria Devi Arianti ratusan warga telah mendapatkan layanan kesehatan sejak kehadiran mereka di Ruteng pada beberapa Lokasi lokasi di Kecamatan Ruteng dan Rahong Utara.

dr. Maria Devi Arianti mengatakan, berdasarkan rekap sementara, jumlah pasien yang telah dilayani di dua lokasi hari ini di Desa Liang Bua yaitu dusun Langke dan Golo Manuk mencapai sekitar 300 orang. Angka tersebut belum termasuk pasien yang mendapatkan pelayanan pada kegiatan sebelumnya.

“Sekitar 300-an total untuk dua lokasi hari ini. Belum termasuk sebelumnya, ” ujar dr. Maria Devi Arianti

Pelayanan tidak hanya berupa pemeriksaan dan pengobatan umum. Tim juga memberikan perhatian kepada pasien yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk kasus yang berkaitan dengan home care.

Selain pelayanan di lokasi, tim juga melakukan komunikasi dengan keluarga pasien dan memberikan home care bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan di tempat tinggalnya.

Pengalaman Berharga Kakak-Adik
Bagi dr. Maria Devi Arianti, penugasan di Ruteng memiliki pengalaman tersendiri. Selain dapat mengambil bagian dalam pelayanan bagi masyarakat terdampak gempa, ia juga berkesempatan bertugas bersama adik kandungnya yang merupakan dokter spesialis bedah.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut.
“Puji Tuhan, bisa kakak-adik bertugas bersama,” katanya.

Kebersamaan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan karena keduanya tidak hanya menjalankan profesi sebagai tenaga medis, tetapi juga hadir dalam situasi kemanusiaan ketika masyarakat masih membutuhkan dukungan pelayanan kesehatan setelah bencana.

dr. Ivan sendiri menjalankan tugas di Rumah Sakit Lapangan sesuai kompetensinya sebagai spesialis bedah.

Kehadiran dokter dengan kompetensi yang berbeda memungkinkan pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara lebih beragam, mulai dari layanan kesehatan primer hingga penanganan pasien yang membutuhkan keahlian bedah.

Pelayanan kesehatan pascagempa ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses layanan kepada masyarakat terdampak, khususnya warga yang mengalami keterbatasan untuk mendatangi fasilitas kesehatan.

RS Lapangan dibangun Kemenkes RI / Pusat Krisis Kesehatan. Awal di Stadion Golo Dukal, lalu diperkuat di Kompleks Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng untuk gantikan layanan RSUD Ruteng yang rusak struktur.

Kegiatan pelayanan masih berlangsung. Karena itu, jumlah keseluruhan warga yang telah mendapatkan pelayanan belum dapat dipastikan dan masih menunggu rekapitulasi data terbaru dari tim medis.(WG)

error: Konten dilindungi!