Ekaristi Mengubah Hidup, Sinode Membuka Jalan

Suasana Sidang MONEV Tahap III di Rumah Unio Kuwu, Selasa- Rabu (18-19/2026). (foto: Ancik Cara).

RUTENG, RANAKANEWS.com – Sidang Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Tahap III Kevikepan Ruteng yang berlangsung di Rumah Unio – Kuwu, Selasa- Rabu (18–19 November 2025), menjadi ajang refleksi sekaligus langkah maju bagi Gereja Katolik di Manggarai. Dua agenda besar digelar: evaluasi Tahun Ekaristi Transformatif dan sosialisasi Sinode IV 2026.

Evaluasi Tahun Ekaristi
Hari pertama, setiap paroki menampilkan laporan video kegiatan pastoral. Dari laporan itu tampak beragam cara kreatif yang dilakukan paroki untuk menghidupkan nilai Ekaristi sesuai situasi umat masing-masing.

Vikep Ruteng, RD. Dionisius Osharjo, menegaskan pentingnya keterbukaan dalam evaluasi. “Kita perlu melihat apa yang sudah berhasil, apa yang masih perlu diperbaiki, dan bagaimana kita dapat bekerja sama untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi umat,” katanya.

Sementara itu, RD. Martin Chen menekankan bahwa evaluasi bukan sekadar menghitung jumlah kegiatan. “Kita melihat bagaimana Ekaristi telah mengubah pola pikir dan perilaku umat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sosialisasi Sinode IV
Hari kedua, peserta sidang mengikuti sosialisasi Sinode IV 2026. Para pembicara menjelaskan tema utama, tujuan, serta cara umat dapat terlibat aktif dalam proses persiapan hingga pelaksanaan.

Peserta juga diajak berdiskusi kelompok untuk merumuskan langkah konkret penerapan ajaran Sinode di tingkat paroki.

Hasil diskusi ini akan menjadi panduan program pastoral Keuskupan Ruteng ke depan, agar semakin relevan dengan kebutuhan umat dan konteks sosial yang terus berubah.

Komitmen Bersama
Sidang MONEV Tahap III ini menegaskan komitmen Kevikepan Ruteng untuk terus memantau dan mengevaluasi program pastoral, sekaligus mempersiapkan Sinode IV sebagai momentum baru transformasi gereja.

Dengan semangat kebersamaan, umat diajak untuk semakin aktif menjadi saksi Ekaristi dalam kehidupan sehari-hari.

Gereja di Kevikepan Ruteng diharapkan hadir sebagai tanda harapan dan persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menjawab tantangan zaman dengan iman yang hidup. (WG)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version