GMNI Kefamenanu Desak Polres TTU Segera Tangkap Pelaku Begal Terhadap Warga Kefamenanu

KEFAMENANU, RANAKA- NEWS.com- Maraknya aksi begal terhadap pengemudi kendaraan bermotor di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) beberapa pekan terakhir semakin membuat warga resah.
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kefamenanu dalam pres release yang di terima Ranaka-News.com, Senin (1/2/2021) menilai bahwa dari sejumlah rangkaian kasus begal yang pernah menimpa para pengendara, diberitakan marak terjadi pada malam hari pada area kilometer 09 jurusan Kupang, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan dan sekitarnya.
Ketua DPC GMNI Kefamenanu, Francis Ratrigis menjelaskan  berkaitan dengan kasus yang terjadi itu bahwa beberapa waktu lalu warga dihebohkan dengan kasus begal yang menimpa seorang karyawati bank yang hendak bertugas oleh oknum tak bertanggungjawab.
“Kali ini kasus begal kembali terjadi dan ramai dibicarakan masyarakat TTU. Bukan lagi hal yang baru, kasus begal seperti ini mesti menjadi perhatian semua pihak terutama pihak kepolisian Timor Tengah Utara karena kejadian ini dinilai dapat berbahaya bagi keamanan masyarakat serta dapat mengancam keselamatan nyawa pengemudi kendaraan bermotor kapan saja,” beber Francis.
Oleh karena itu lanjut Francis, GMNI Cabang Kefamenanu:
1. Mendesak Kepolisian Resort Timor Tengah Utara segera menangkap pelaku begal yang telah meresahkan warga Kabupaten Timor Tengah Utara.
2. Mengimbau agar pihak kepolisian setempat dapat membentuk pos keamanan pada titik rawan Kilometer 09, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU sebagai langkah antisipatif serta upaya meminimalisir potensi kembali terjadinya aksi begal dan kekerasan terhadap masyarakat yang melintas. (BB/T)
error: Konten dilindungi!
Exit mobile version