KUPANG, RANAKANEWS.com- Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Asal Laboya Barat (HIPMALBAR) Kupang gelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) dan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) di Aula Panti Asuhan Nok Manekan Kupang, Kelurahan Naioni, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat- Minggu (5- 7/11/2021).
Kegiatan Ceremonial ini dihadiri oleh seluruh anggota Hipmalbar Kupang, para senior muda, Ketua Dewan Pembina Kupang, Melkianus Pote Hadi S Th, S.Pd.M.Pd dan juga para tamu OKP Sejawat undangan lainnya.
Ketua Hipmalbar Kupang, Daud D. Kababa menyampaikan apresiasi kepada peserta MPAB, serta mengharapkan pada peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik.
Lanjut Daud, Pada Masa Penerimaan Anggota Baru dan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar ini merupakan awal dari sebuah proses untuk membina dan membentuk karakter pribadi seseorang.
“Karena itu mari memotivasi diri adik-adik untuk berorganisasi, Hipmalbar hadir karena proses, karena itu proses itu tak mudah, adik-adik beruntung sekali karena ada perhatian dari pembina dan senior-senior, mari hargai proses ini,” tandas Ketua.
Sementara itu, Melkianus Pote Hadi sebagai Pembina, selalu mengingatkan agar menjaga rasa kekeluargaan ini, saling menjaga diantara adik-adik, agar dengan wadah ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk belajar, karena ada banyak dinamika dan proses yang di alami, karena itu harus bertahan, proses itu sedikit menyakitkan, tapi jika dinikmati maka akan ada hasil yang baik, anak-anak Hipmalbar bisa dapat mengembangkan potensi seperti cara berpikir, cara berbicara, dll, lebih utama penguasaan teknologi informasi dan bahasa Inggris, karena tema MPAB kalian mesti menjadi spirit organisasi kedepannya. Tidak usah takut berorganisasi, karena semua kita yang ada, baik senior lahir dari hal tersebut, maka itu, perlu ada kerendahan hati untuk saling mendengarkan satu sama lain ada keteraturan, saling menghargai dan menjaga adik-adik yang baru datang.
“Mahasiswa juga harus memiliki 2 Aspek.
Pertama, Kompetensi adalah sumber daya manusia yakni melalui kampus, mahasiswa akan dibekali ilmu pengetahuan.
Aspek kedua, di era globalisasi ini ada persaingan yang ketat, karena itu jangan jadi mahasiswa yang biasa, mesti bersaing dengan mahasiswa yang di Jawa, luar negeri, dengan cara belajar yang baik, belajar organisasi, baik lokal maupun organisasi nasional, silahkan lanjutkan materi LKTD, saya harapkan semua peserta harus siap, bertahan sampai dengan hari Minggu,” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Melkianus Pote Hadi juga mengetukkan palu tiga kali sebagai tanda bahwa pembukaan kegiatan MPAB dan LKTD telah resmi. (HP/T)