RUTENG,RANAKANEWS.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi dan peningkatan jalan yang menjadi kebutuhan yang bersifat urgen saat ini.
Salah satu ruas jalan yang menjadi skala prioritas adalah jalan Mbeang Ledas, yang terletak di Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Wilfridus Eduardus Elfrid Turuk, ST, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Maria Y. Y. Asmat mengatakan, seluruh pekerjaan saat ini telah memasuki tahap awal dengan pemasangan patok di setiap lokasi pekerjaan. Kontraktor pelaksana juga mulai melakukan mobilisasi material dan mengurus administrasi pencairan dana sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
“Untuk jalan, kami sudah mulai melakukan pematokan. Saat ini kontraktor masih dalam tahap awal dan melakukan mobilisasi material, sekaligus mengurus proses pencairan,” ujar Yeni kepada wartawan, Rabu 30 September 2026
Kendati demikian, Yeni belum menjelaskan pagu anggaran untuk pembangunan ruas jalan itu.
Dewan Deddy Ongkor Angkat Bicara
Pembangunan ruas jalan ini dinilai sangat vital. Pasalnya, jalan Mbeang Ledas merupakan akses-keluar masuk bagi para petani sawah di daerah itu.
Anggota DPRD Fraksi Demokrat itu menilai, keputusan pemerintah untuk rehabilitasi jalan itu merupakan bentuk jawaban atas keluhan masyarakat selama ini.
“Selama ini begitu banyak masyarakat menyampaikan keluhan kepada saya terkait ruas jalan itu. Dan sangat dibutuhkan,” kata Deddy.
Menurutnya, hampir sebagian besar para petani menghendaki jalan itu diperbaiki dan dilakukan peningkatan status.
Selain jalan menuju sawah warga, kata dia, sisi lain dari jalan itu adalah akses menuju ke lokasi wisata Mbeang Ledas. Oleh sebab itu, jalan ini dinilai vital karena menyangkut kebutuhan dari berbagai kalangan, baik para petani maupun tempat pengangkutan hasil pertanian.
Menurutnya, Pemerintah telah mengambil langkah yang tepat untuk melakukan gerakan rehabilitasi dan peningkatan jalan di dalam kota saat ini, termasuk jalan di Karot-Manggarai. (Kons Hona)












