KUPANG, RANAKANEWS.com – Julie Sutrisno Laiskodat resmi dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) masa bakti 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERKEMI, Prof. Dr. Agus Stiadji, S.A.P., M.A., bertempat di GOR Flobamorata, Kupang, Minggu (1/11/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI NTT, Dewan Pembina PERKEMI NTT Esthon Foenay, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, Bupati Kupang, Yosef Lede,S.H.,serta perwakilan pengurus PERKEMI kabupaten/kota se-NTT.
Dalam kepengurusan yang baru, Julie Sutrisno Laiskodat didampingi George Hadjoh sebagai Wakil Ketua I, Alfonsus Theodorus sebagai Wakil Ketua II, Fredik Noach sebagai Wakil Ketua III, Yesni Luik sebagai Sekretaris Umum, dan Juliana Toh sebagai Bendahara Umum. Sementara itu, Dewan Kehormatan PERKEMI NTT terdiri dari Emanuel Melkiades Laka Lena, Josef Nae Soi, Esthon Foenay, Yosef Lede, dan Rambu Djurumana.
Dalam sambutannya, Ketua Pengprov PERKEMI NTT Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan prestasi Shorinji Kempo NTT melalui pembinaan atlet, penguatan organisasi, serta pembangunan karakter generasi muda.
Menurutnya, Shorinji Kempo bukan sekadar cabang olahraga bela diri, tetapi juga menjadi wadah pembentukan disiplin, karakter, dan sumber daya manusia yang berkualitas.
Julie mengungkapkan, berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen (SIM) PERKEMI, NTT memiliki sekitar 23.000 kenshi yang tersebar di berbagai kabupaten/kota. Jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam pengembangan olahraga Shorinji Kempo di daerah.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan atlet NTT menghadapi Kejuaraan Dunia Shorinji Kempo atau World Taikai di Nagoya, Jepang, tahun 2027, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB.
Sebagai bentuk penguatan organisasi, kepengurusan periode ini juga menghadirkan komisi ekonomi dan kesejahteraan yang diharapkan mampu mendukung kebutuhan organisasi sekaligus memperhatikan masa depan para atlet setelah menyelesaikan karier olahraga maupun pendidikan.
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi atas kontribusi PERKEMI dalam mengharumkan nama NTT melalui berbagai prestasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Gubernur menyebutkan, pada PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, NTT berhasil meraih 7 medali emas, 13 medali perak, dan 16 medali perunggu dengan total 36 medali. Salah satu cabang olahraga yang turut memberikan kontribusi prestasi tersebut adalah Shorinji Kempo.
Menurut Gubernur, pada penyelenggaraan PON XXII tahun 2028 mendatang, terdapat lima target utama yang harus dicapai NTT, yakni sukses penyelenggaraan sebagai tuan rumah, sukses prestasi, serta sukses dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan administrasi penyelenggaraan.
Ia berharap Shorinji Kempo dapat menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang menyumbangkan medali emas bagi NTT pada PON 2028.
Gubernur juga optimistis di bawah kepemimpinan Julie Sutrisno Laiskodat, PERKEMI NTT mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Saya percaya di tangan Kakak Julie Laiskodat, Kempo NTT akan terbang lebih tinggi lagi, membawa nama NTT dan Indonesia di kancah internasional,” ungkap Gubernur.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PB PERKEMI Prof. Dr. Agus Stiadji menyampaikan bahwa NTT merupakan salah satu kekuatan utama Shorinji Kempo Indonesia. Berdasarkan data SIM PERKEMI, jumlah kenshi di NTT mencapai sekitar 23.000 orang.
Ia berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih sekaligus memperluas pembinaan atlet, pemerataan pelatih dan wasit, serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.
Prof. Agus juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu kekuatan besar Shorinji Kempo dunia. Pada International Taikai tahun 2023, Indonesia berhasil meraih empat medali emas, tiga medali perak, dan sembilan medali perunggu, dengan tiga medali emas di antaranya disumbangkan atlet asal NTT.
Ia turut menyampaikan harapan agar NTT dapat terus berkontribusi dalam pencapaian target Indonesia pada World Taikai di Nagoya, Jepang, tahun 2027, dengan target perolehan medali emas yang lebih tinggi.
Pengukuhan dan pelantikan tersebut dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 PERKEMI NTT, yang berdiri sejak 1 November 1978. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bonus kepada para atlet NTT yang berlaga pada kejuaraan Shorinji Kempo di Badung, Bali, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
Melalui kepengurusan baru ini, PERKEMI NTT diharapkan semakin solid dalam membangun pembinaan atlet, memperkuat karakter generasi muda, serta menjadikan Shorinji Kempo sebagai salah satu kekuatan olahraga unggulan Nusa Tenggara Timur menuju PON 2028 dan kompetisi internasional. (DC)
