Kapolres dan Dandim 1613/SB Pantau Jalannya Ritual Adat Nyale

LAMBOYA, RANAKA- NEWS.com- Pasola merupakan perang tanding di atas Kuda merupakan ritual adat masyarakat Lamboya, dan pada umumnya masyarakat Sumba ini berlangsung setiap tahun sebelum paska panen raya. Untuk mengetahui hasil panen melimpah dan baik atau tidak tergantung dari pemenang Pasola.
Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H bersama Dandim 1613/SB Letkol Czi Irawan Agung Wibowo,S.T,M.Tr (Han) menyampaikan bahwa situasi di pantai Kerewe benar-benar tidak ada masyarakat yang melihat atau menyaksikan kegiatan ritual adat nyale dilakukan oleh para rato – rato adat dari Lamboya, dan “ini merupakan kesepakatan bersama  pemerintah daerah,TNI- Polri, para Rato yang ada di tiga kecamatan dan lebih mengutamakan keselamatan kita bersama dan ritual adat nyale ini berjalan dengan kondusif serta tanpa kehadiran masyarakat Lamboya di pantai Kerewe ini ,Kamis (4/2/2021) di Pantai Kerewe Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat,” ungkapnya.
Pengamanan pelaksanaan ritual adat nyale berjalan aman dan lancar kesigapan dari TNI- Polri yang ikut mengamankan acara ritual adat Nyale.
Jumlah  Personil yang ikut mengamankan terdiri atas 220 personil dari Polres Sumba Barat, Satu Peleton Brimob Sumba Barat, 30 personil Kodim 1613/SB, Perhubungan dan Satpol PP Sumba Barat.
Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K.,M.H bersama Dandim 1613/SB Letkol Czi Irawan Agung Wibowo,S.T,M.Tr(Han) juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lamboya agar selalu menaati protokol kesehatan, menjaga jarak,selalu memakai masker,dan menjaga jarak ketika berada diluar rumah. (YB)
error: Konten dilindungi!
Exit mobile version