Kunker ke Sumba Barat, Gubernur NTT Kunjungi Posyandu, Pasar Weekarau dan Kampung Prai Ijing

WAIKABUBAK, RANAKANEWS.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Barat, Senin (14/02/2022).

Gubernur NTT yang didampingi Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho, SH, MM beserta rombongan melakukan kunker yang merupakan rangkaian kunker di Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Tengah sehari sebelumnya dan dilanjutkan di Kabupaten Sumba Barat dan berakhir di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Mengawali kunker, Gubernur NTT sengaja melakukan peninjauan Posyandu “Mawar A” Kelurahan Kampung Sawah untuk melihat dari dekat proses kegiatan Posyandu dan melihat kondisi anak-anak terutama kategori stunting.

Selanjutnya Gubernur dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Pasar Baru Weekarou dan menyerahkan bantuan modal usaha kredit mikro merdeka Bank NTT Cabang Waikabubak kepada 8 pelaku usaha di pasar baru Weekarou sebesar Rp42.500.000,00 dari 12 Pelaku Usaha yang diberikan bantuan dan sekaligus pemaparan program pasar digital oleh Bank NTT. Empat pelaku usaha lainnya yang diberikan bantuan kredit mikro merdeka berada di Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat sebesar Rp18.000.000,00 atau secara keseluruhan kredit yang diberikan sejumlah Rp60.500.000,00.

Pemberian kredit mikro merdeka kepada para pelaku usaha adalah sebuah terobosan pemerintah Provnsi NTT untuk membangkitkan semangat dan harapan agar perekonomian masyarakat NTT menjadi lebih baik ke depan. Langkah itu juga merupakan sebuah upaya pemerintah membebaskan masyarakat dari belenggu Rentenir yang selama ini beroperasi di NTT dan termasuk di Sumba Barat.

Untuk itu pemerintah provinsi NTT bekerja sama dengan Bank NTT mendesain SKIM pembiayaan mikro merdeka yakni merdeka dari Bunga, agunan dan merdeka dari rentenir demi memudahkan pelaku usaha mendapatkan permodalan dengan mudah, murah dan Cepat.

Selepas pelaksanaan pemberian bantuan kredit Mikro Merdeka kepada 8 Pelaku Usaha di Pasar Baru Weekarou, Gubernur NTT dan rombongan melanjutkan kunjungannya ke Kampung Prai Ijing Desa Tebara Kecamatan Kota Waikabubak untuk memberikan bantuan kredit mikro kepada pelaku usaha yang berasal dari Desa Tebara dan sekaligus dilangsungkannya penandatanganan MOU antara pemerintah Kabupaten Sumba Barat dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Kantor Cabang Waikabubak.

Penandatanganan MOU ini adalah bentuk kerja sama pemerintah Kabupaten Sumba Barat dengan Bank NTT dengan memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan yang tersedia pada Bank NTT. Hal itu bertujuan untuk mendukung pengelolaan keuangan Pemerintah kabupaten Sumba Barat yang efektif dan efisien.

Penandatanganan MOU antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur, Kantor Cabang Waikabubak.

Maksud penandatangan MOU ini adalah bentuk kerja sama Pemda Sumba Barat dan Bank NTT dengan memanfaatkan sistem pelayanan jasa perbankan yang tersedia pada Bank NTT untuk mendukung pengelolaan keuangan Pemerintah kabupaten Sumba Barat yang efektif dan efisien.

Tujuan pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini adalah landasan dalam melaksanankan kerja sama yang saling menguntungkan dalam rangka penyediaan layanan perbankan untuk pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat pada PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur Cabang waikabubak dengan ruang lingkup meliputi:
Sistem pelayanan rekening Kas Umum Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Penerapan sistem pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah secara online melalui kanal sistem Pembayaran Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur; Layanan Cash Management System (CMS), dan Layanan SP2D Online, Pinjaman Daerah.

Kepala Desa Tebara Marthen Ragowino Bira menyampaikan bahwa Desa Binaan Bank NTT, Desa Tebara, Kampung Adat Prai Ijing menjadi Juara Favorit dalam Festival Desa Binaan Bank NTT Tahun 2021.

Desa Desa Tebara, Kampung Adat Prai Ijing mampu mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat desa yang multiply effects, mampu menciptakan Desa Binaan yang mandiri, berprestasi, berbasis digital, dan sentralistik pemasaran produk-produk Bank NTT baik produk Dana Pihak Ketiga maupun produk Kredit.

“Desa Tebara, Kampung Adat Prai Ijing terbukti mampu mewujudkan kemandirian masyarakat desa yang Produktif, Inovatif, Mandiri, Sejahtera dan Berbudaya berbasis Sumber Daya Lokal sehingga menuntun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,”ungkap Marthen. (YB/Thildis)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version