Menyongsong Tahun Baru 2025, Karang Taruna Gandeng Pemdes Laranwutun Gelar Festival Budaya

Festival Budaya Lewo Labi Desa Laranwutun yang diselenggarakan Karang Taruna bekerjasama dengan Pemdes Laranwutun Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, belum lama ini, dibuka Kadis Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Lembata Apollonaris Mayan: Foto (HNL/Ranakanews.com)

LEMBATA,RANAKANEWS.com- Menyongsong Tahun Baru 2025, Karang Taruna Desa Laranwutun bekerjasama dengan Pemdes Laranwutun menggelar Festival Budaya dengan tema, ‘Cinta Pangan Lokal, Cinta Budaya Untuk Laranwutun Hebat”, Sabtu 28 Desember 2024.

Festival budaya ini untuk membangkitkan kembali rasa bangga dan cinta terhadap apa yang dimiliki masyarakat.

Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Lembata Apolonaris Mayan dalam sambutan mewakili Pj. Bupati Lembata Paskalis Ola Tapobali.

Ia menuturkan bahwa Festival ini adalah moment untuk membangkitkan kembali rasa bangga dan kecintaan kita terhadap apa yang kita miliki.

“Saya mengajak kita semua agar berjalan bersama menguatkan karakteristik adat, budaya dan kearifan-kearifan lokal Kita agar tetap lestari, sehingga menjadi tuntunan hidup masyarakat pada komunitas-komunitas adat, dan juga dapat menjadi salah satu potensi pariwisata di Kabupaten Lembata,” tegas Apolonaris.

Sembari menitipkan pesan Pj. Bupati Lembata bahwa, generasi harus tetap menggali, mencintai dan melestarikan warisan adat, seni, budaya dan kearifan-kearifan lokal.

Adat, seni, budaya dan kearifan-kearifan lokal ini adalah akar dari peradaban. Karena itu, apabila Kita kehilangan akar ini maka Kita tidak akan memiliki jalan yang bagus menuju masa depan.

“Saya yakin Kita mampu menunjukkan jati diri/identitas Kita dengan menjadikan adat, budaya dan kearifan-kearifan lokal sebagai marwah dari setiap perilaku kehidupan, kapan dan di manapun Kita berada. Dengan demikian, maka Festival Budaya ini tidak saja menjadi sebuah kebanggaan bagi Kita, tetapi juga harus menjadi aktualisasi nilai-nilai adat, budaya dan kearifan-kearifan lokal masyarakat di wilayah ini, agar tanah ini senantiasa menjadi tempat yang nyaman, indah, dan bersahabat bagi semua orang, dan pada akhirnya berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Lembata tercinta,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Ile Ape, Laurens Lebe Manuk dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Festival Budaya Lewo Labi Laranwutun yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Laranwutun.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebab kegiatan ini, memiliki nilai tersendiri terhadap anak dan generasi dalam mengenang kembali nilai-nilai budaya yang sudah lama hilang,” ucapnya.

Dirinya juga akan menjadikan Karang Taruna Desa Laranwutun sebagai target pembinaan dan siap mendampinginya.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Hans Tukan dalam sambutannya juga menuturkan, festival ini diinisiasi oleh teman-teman Karang Taruna dan Pemerintah Desa Laranwutun.

Kegiatan ini menjadi momen untuk mengingatkan kembali bahwa Kita adalah orang yang berbudaya.

“Kegiatan ini Kita rancang bersama orang muda yang tergabung dalam Karang Taruna, dan juga Pemdes yang bertujuan mengingatkan Kita kembali bahwa Kita adalah orang yang beradat dan berbudaya,”timpal Hans.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen masyarakat baik, Pemdes, BPD, Lembaga Adat dan para tokoh-tokoh yang ada di desa dalam menyukseskan kegiatan Festival Budaya Lewo Labi Laranwutun tersebut.

Dirinya berharap, kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan di Desa.

Diakhir kegiatan, Kepala Desa Laranwutun Polikarpus Demon kepada media menegaskan, prinsipnya adat, pemerintahan dan agama adalah 3 batu tungku dalam perkembangan Desa, sehingga harus tetap hidup.

“Adat, pemerintahan dan agama adalah 3 batu tungku yang akan menghidupkan desa ini, dan tentunya dalam membangun desa ini tidak terlepas dari ketiga hal tersebut, sehingga Saya berharap melalui kegiatan ini, Kita dapat bersama-sama menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan yang bernilai dan memiliki efek yang luar biasa untuk pembangunan Lewotana,”tutupnya.

Diketahui bersama, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh warga masyarakat Desa Laranwutun.

Ada beberapa jenis kegiatan yakni : Lomba Tarian Tradisional, Lomba Pangan Lokal, Lomba Fashion Show Budaya, Pameran Busana Adat, Sole Oha Massal. (HNL)

error: Konten dilindungi!