KUPANG, RANAKANEWS.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siwa SMKN 4 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026 mulai dilaksanakan pada Senin,14 Juli hingga Jumat,18 Juli 2025 dengan tema “Exploring Potential & Building Character For Global Vocation”.
Kegiatan MPLS tahun ajaran 2025/2026 yang bertajuk “MPLS Ramah” hal ini dirancang dan dilaksanakan dengan memuliakan, menghormati hak anak, dan menjunjung tinggi nilai karakter untuk mewujudkan lingkungan belajar aman, nyaman, dan mengembirakan melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan mengembirakan.
Kegiatan MPLS ini pihak sekolah mendatangkan narasumber dari berbagai profesi untuk berbagi pengalaman.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia MPLS, Halen S.Taka, S.Pd., M.Hum disela-sela kegiatan hari kedua di Aula SMKN 4 Kupang pada Selasa (15/7/2025).
Ketua Panitia menjelaskan bahwa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan adalah kegiatan awal saat murid pertama kali masuk ke jenjang pendidiikan baru. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan program sekolah, sarana dan prasarana, cara belajar, serta membangun karakter dan budaya positif sejak hari pertama.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen penting yang membentuk kesan awal murid terhadap sekolah. Ini juga menjadi kesempatan guru untuk mulai mengenali karakter dan kebutuhan murid sehingga dapat menyusun pembelajaran yang tepat, mengembirakan, dan termotivasi anak untuk aktif belajar. Masa transisi ini penting karena murid perlu menyusuaikan diri secara sosial, emosional, dan akademik,” jelas Halen.
Ia menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan antara lain pada hari pertama itu Pertemuan pagi ceria tujuannya mengenal dan melakukan senam anak Indonesia hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdoa bersama.
Kemudian Pengenalan profil lulusan tujuannya mengenal delapan dimensi profil lulusan atau standar kompetensi lulusan. Pencegahan isu NAPZA tujuannya mengenal, memahami dan menerapkan budaya anti NAPZA. Pencegahan isu judi online tujuannya mengenal, memahami, dan menerapkan budaya anti judi online. Pencegahan isu pornografi, Pencegahan isu perkawinan anak, Pencegahan isu lainnya, Pengenalan empat pilar kebangsaan.
Pencegahan kekerasan; Mengenal, memahami, dan menerapkan budaya anti kekerasan.
Pengertian MPLS Ramah tersebut menegaskan beberapa poin penting antara lain: Kegiatan pertama bagi murid baru.
Kedua, Menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan.
Ketiga, Pengenalan warga satuan pendidikan
Keempat, Pengenalan kurikulum
Kelima, Pengenalan lingkungan satuan pendidikan
Keenam, Pengenalan lingkungan sekitar satuan pendidiikan
Ketujuh, Gerakan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Lebih lanjut lanjut Guru Bahasa Inggris pada kelas X SMKN 4 Kupang ini menjelaskan tujuan Gerakan Tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat mengenal dan melakukan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.
Harapannya kepada 162 orang siswa kegiatan MPLS agar mengikuti setiap materi yang diberikan oleh narasumber karena kegiatan ini sangat bagus kita mempersiapkan anak-anak dalam pembentukan karakter.
Salah satu sekolah unggulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinahkodai Semi Ndolu, M.Pd.,selaku Kepala Sekolah itu memiliki Visi: “Menjadi lembaga pendidikan kejuruan yang memiliki sumber daya manusia profesional, kompeten dalam menghasilkan keberkerjaan lulusan yang tinggi, kompetitif, berkarakter dan berwawasan lingkungan dengan Misi: Mengefektifkan penguatan pendidikan karakter peserta didik yang mencirikan profil pelajar pancasila serta penguatan budaya literasi bagi seluruh warga sekolah.
Meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang disiplin, adaptif, dan mampu berbahasa Inggris.
Mewujudkan pemenuhan sarana/prasarana pendidikan yang layak dan memadai, pengembangan manajemen sekolah, pengembangan kurikulum dan pembelajaran industri berbasis digital.
Meningkatkan keberkerjaan lulusan minimal 30 peresen setiap tahun dan mutu lulusan melalui kerjasama atau kemitraan lokal, nasional maupun tingkat regional (asean) setiap tahun.
Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan nyaman.
Hadir pemateri Diki Putra Gumai, S.KM., bersama Delprison Ratu, S,KM dengan judul materi “Perilaku Hidup Sehat dan Makanan Bergizi. Juga pemateri lainnya Patiensci Benu, A.Md,Keb dengan materi “Kesehatan Reproduksi”.
Puskesmas sendiri punya program yang bekerja sama dengan sekolah-sekolah termasuk SMKN 4 ini. “Jadi tiap enam bulan sekali itu kami melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Diki.
“Kegiatan MPLS yang dilakukan oleh SMKN 4 Kupang ini sangat baik karena di kegiatan-kegiatan seperti ini kami diundang, dan waktumya cukup banyak jadi kami lebih banyak memberikan edukasi atau informasi,” ungkap Prokes Puskesmas Oepoi Kota Kupang.
“Dan harapannya ya adik-adik ini sebelum betul-betul sekolah di sini sudah mendapatkan pembekalan terutama tentang kesehatan. Jadi perilaku hidup bersih sudah diterapkan, dan untuk bisa juga menjaga lingkungan sekolahnya itu tetap bersih,” harap Diki.
Diki menambahkan, kepada adik-adik yang mengikuti kegiatan, tetap semangat memperhatikan materi atau pembekalan dari pemateri dengan baik, dan apa yang disampaikan oleh pemateri bisa diterapkan baik dilakukan di kehidupan sehari-hari baik di rumah maupun di sekolah,” pungkas Diki.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026, Maria Fatima Koten, S.Pd., menyampaikan bahwa sistem penerimaan siswa baru di SMKN 4 Kupang itu dengan cara mendaftar secara online (Link).
“Jadi ketika link dibuka anak-anak bisa mendaftar. Setelah mereka mendaftar nanti ada verifikasi. Setelah verifikasi berarti nama mereka otomatis sudah jadi siswa di sini. Nah dari situ baru mereka mulai mengikuti MPLS. Pendaftaran tanpa pungut biaya (gratis).
Pembukaan pendaftaran gelombang pertama itu pada 26 Juni hingga 28 Juni 2025. Sedangkan pembukaan untuk gelombang kedua pada 4 hingga 5 Juli 2025.
“Kami melaksanakan sesuai Juknis dari Dinas P dan K Provinsi NTT seharusnya 8 rombongan belajar. itu sudah termasuk kelas Internasional dipersiapakan untuk ausbildung.
Pada kesaempatan itu Maria mengharapkan agar peserta didik baru yang mengikuti MPLS tahun ajaran 2025/2026, mereka mengenali SMKN 4 selalu berkenan dihati dan senantiasa mereka mengalami proses pembelajaran di SMKN 4 dengan menyiapkan diri mereka untuk bersaing di dunia kerja,” tutup Maria. (RN)










