KUPANG, RANAKANEWS.com – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMKN 7 Kupang tahun pembelajaran 2025/2026 masih menggunakan sistem Offline atau mendaftar langsung.
Terkait dengan jurusan atau keahlian bidang kemaritiman yang ada di SMKN 7 Kupang yaitu Nautika Kapal Niaga, Teknik Kapal Niaga, Neutika Kapal Penangkapan Ikan, dan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJ).
Dalam hasil pendaftaran itu, kita pendaftarannya 115 siswa, setelah diseleksi ada beberapa kriteria yang memang belum bisa diterima anak yang bersangkutan, sehingga yang ada sekarang, ada 110 orang . Jadi 110 orang siswa itu sesuai jadwal yang diberikan pihak Dinas P dan K Provinsi NTT maka dilakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan dari Senin, 14 Juli hingga Jumat, 18 Juli 2025. dengan tema “Mendidik Dalam Membangun Karakter”.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMKN 7 Kupang, Mursalin Ngala, S.Pd saat ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya pada Kamis (17/7/2025).
MPLS yang mengusung tema “MPLS Ramah”, kegiatan ini menitikberatkan pada pembentukan karakter siswa sejak dini. Kedisiplinan, hingga edukasi anti perundungan dan bahaya penyalahgunaan teknologi.
“Berdasarkan Juknis dari Dinas P dan K Provinsi NTT, kita diberikan 8 Rombel. Delapan Rombel itu dengan jumlah semuanya 288 orang. Namun setelah kita daftar, yang terdaftar hanya 115 0rang, setelah diseleksi hingga 110 orang, jadi untuk SMKN 7 Kupang ada 5 Rombel,” jelas Kepsek Mursalin.
“Pada pendaftaran secara gratis. Hanya sekarang ini pungut yang ada kembali kepada peserta didilk. Tentu saja kelengkapan pakaian. Yang paling tinggi itu pakaian PDU dan PDH (pakaian dinas harian dan pakaian dinas upacara. Karena kita bidang Kemaritiman makanya itu harus. Karena itu pakaian kebersamaan mereka karena itu berhubungan langsung dengan mitra kerja mereka di dinas perhubungan baik itu di navigasi maupun bidang perkapalan. Begitu juga yang di TKJ. Lalu pakaian olahraga,” jelas Kepsek Mursalin.
Ia menyebutkan, dalam kegiatan MPLS ini pemateri-pematerinya itu selain interen; kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun ketua bidang keahlian, kita juga tambah dari pihak mitra ataupun dari ekternal yang pertama dari pihak kepolisian tentang judi online dan narkoba, kesehatan dan juga dari Lantamal VII Kupang.
Kepsek Mursalin mengharapkan agar peserta didik baru dapat mengikuti dengan baik karena MPLS itu merupakan kegiatan awal yang sangat penting yang harus diketahui oleh peserta didik terutama siswa memperkenalkan terkait kurikulumnya paling tidak untuk melaksanakan pembelajaran masa kegiatan belajar mengajar paling tidak awal itu kurikulum apa yang digunakan.
Yang kedua, sarana prasarana itu sekolah. Nah ini namanya sekolah statusnya negeri berarti semua media berupa umum dia bisa gunakan asal paling tidak harus dijaga. Paling tidak SMKN 7 lebih terkenal dengan semi militer itu semata-mata karakternya saja karena sekarang ini pintar tapi karakternya tidak sesuai dengan yang diharapkan kita sama sama juga tidak seimbang oleh karena itu mungkin anak nanti sering dikenakan push up, sit up, atau restock itu berhubungan dengan karakternya,” pungkas Kepsek.
Terkait tenaga pengajar, SMKN 7 Kupang memiliki 48 guru. Dari jumlah 48 guru itu ada sekitar 16 guru, guru kejuruan sedangkan selebihnya itu guru umum. Dengan visi “SMK Negeri 7 Kupang Menjadi Pusat Pendidikan dan Latihan (PUDDIKLAT) Kemaritiman dan Teknologi Informasi, berwawasan global, Berbudaya Lokal sesuai Nilai Luhur Pancasila”.
Misi: 1. Mengembangkan Kurikulum, Metodologi Pembelajaran dan Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi Sesuai Kebutuhan Dunia Kerja.
2. Meningkatkan Kualitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sesuai Kualifikasi Profesional, Sertifikasi Kompetensi yang kreatif, Inovatif, dan BerkarakterSesuai Bidang Keahlian.
3.Mengembangkan sekolah Unggul dalam Kegiatan Infrakurikulerdan Ekstrakurikuler.
4.Meningkatkan Fasilitas Sarana Prasarana Pendidikan dan Lingkungan Belajar yang Representatif Sesuai Standar Nasional Pendidikan dan Standar Kerja Industri.
5.Mewujudkan Akuntabilitas Sekolah Sesuai Standar Pengelolaan Tata Kelola sekolah.
6. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan IDUKA dalam Mendukung dalam KeterserapanLulusan serta Keterciptaan Wirausahawan Baru.
Menurutnya tujuan pendidikan SMKN 7 Kupang adalah pertama, Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Kedua, Meningkatkan mutu sumber daya manusia baik secara kompetensi maupun kualifikasi.
Ketiga, Meningkatkan kegiatan unggulan sekolah berbasis kemaritiman dan literasi, numerasi, budaya lokal berwawasan global.
Keempat, Mewujudkan pengelolaan sekolah secara terbuka dan partisipatif.
Kelima, Meningkatkan mutu lulusan sesuai tuntutan dunia kerja. (RN)
