Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo (Kedua) dari kiri dalam kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan Oebobo Tahun Perencanaan 2027 di Aula Kantor Camat Oebobo, Senin (23/2/2026). (Foto:EH).
KUPANG, RANAKANEWS.com -Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Oebobo Tahun Perencanaan 2027 di Aula Kantor Camat Oebobo, Senin (23/2). Forum ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM yang Sehat, Berkarakter, Inklusif dan Berkelanjutan”.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan Musrenbang merupakan ruang strategis untuk menyinkronkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Ia memperkenalkan kebijakan baru berupa pagu indikatif Rp500 juta per kelurahan yang dialokasikan dalam bentuk program pembangunan sesuai kebutuhan warga.
“Dengan skema ini, setiap kelurahan memiliki kepastian alokasi program. Usulan masyarakat tidak lagi sekadar daftar aspirasi, tetapi menjadi dasar penyusunan program yang terukur dan dapat direalisasikan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Kupang menetapkan komposisi prioritas pembangunan, yakni 80 persen untuk infrastruktur, 10 persen sosial budaya, dan 10 persen ekonomi. Wali Kota menekankan pentingnya musyawarah di tingkat kelurahan agar program benar-benar tepat sasaran.
Plt. Camat Oebobo, Zet Batmalo, S.H., M.H., menyampaikan Musrenbang kali ini bertujuan menyepakati program prioritas hasil Musrenbang kelurahan yang disesuaikan dengan pagu indikatif sebelum dibawa ke forum perangkat daerah dan Musrenbang tingkat kota. Ia mengapresiasi kebijakan Rp500 juta per kelurahan sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang partisipatif dan akuntabel.
Musrenbang Kecamatan Oebobo diikuti sekitar 100 peserta dari unsur DPRD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok disabilitas, dunia pendidikan, kesehatan, swasta, serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui forum ini, diharapkan setiap usulan pembangunan mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat sehingga kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan berdampak bagi kesejahteraan warga Kecamatan Oebobo. (EL/RN)
