Neraca Perdagangan NTT Januari–September 2026 Mengalami Surplus US$ 45,74 Juta

Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si (Kedua) dari kanan saat jumpa pers di Aula Lantai II Kantor BPS NTT, Selasa (2/11/ 2026). (Foto: TD/ranakanews.com).

KUPANG, RANAKANEWS.com – Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Januari–September 2026 mencapai US$ 49,87 juta atau turun 10,85 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Ekspor non migas pada periode Januari–September 2026 yang mencapai US$ 47,67 juta, turun sebesar 12,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si., M.Si., dalam jumpa pers di Aula Lantai II Kantor BPS Provinsi NTT, Selasa (2/11/2026).

Matamira menjelaskan bahwa Nilai ekspor Nusa Tenggara Timur bulan September 2026 mencapai US$ 6,05 juta atau turun 16,3 persen dibanding September 2025.

Sementara Ekspor non migas September 2026 mencapai US$ 5,87 juta, turun 16,22 persen dibandingkan September 2025.

Impor Nusa Tenggara Timur Januari–September 2026 mencapai US$ 4,12 juta dengan total volume mencapai 10.823,32 ton.

“Nilai ini turun 55,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” ungkap Matamira.

Nilai impor Nusa Tenggara Timur September 2026 sebesar US$ 0,49 juta, turun 79,7 persen dibandingkan September 2025.

Nilai Ekspor Nusa Tenggara Timur Januari–September 2026 mencapai US$ 49,87 juta atau turun 10,85 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Ekspor non migas pada periode Januari–September 2026 yang mencapai US$ 47,67 juta, turun sebesar 12,17 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Nilai ekspor Nusa Tenggara Timur bulan September 2026 mencapai US$ 6,05 juta atau turun 16,3 persen dibanding September 2025.

Ekspor non migas September 2026 mencapai US$ 5,87 juta, turun 16,22 persen dibandingkan September 2025.

Matamira menyebutkan, Impor Nusa Tenggara Timur Januari–September 2026 mencapai US$ 4,12 juta dengan total volume mencapai 10.823,32 ton.

“Nilai ini turun 55,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” jelasnya.

Swdangkan Nilai impor Nusa Tenggara Timur September 2026 sebesar US$ 0,49 juta, turun 79,7 persen dibandingkan September 2025. (TD)

error: Konten dilindungi!