RUTENG,RANAKANEWS.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas PUPR mengalokasikan anggaran miliran rupiah untuk rehabilitasi dan pembangunan drainase dalam kota Ruteng.
Langkah yang ditempuh saat ini dalam rangka mengatasi genangan air ke rumah warga, sekaligus Mempercantik wajah kota Ruteng. Pasalnya, Manggarai-NTT dikenal dengan daerah intensitas hujannya sangat tinggi. Oleh sebab itu, darinase dalam kota sangat dibutuhkan saat ini. Hal ini merupakan jawaban atas kebutuhan masayarakat umum.
Pejabat Pembuat Komitmen, Sipri Bongso, menjelaskan, rehabilitasi sistem drainase perkotaan saat ini sedang dikerjakan oleh CV. Multi Material dengan pagu anggaran senilai Rp. 1.433.294.289,00.
“Anggaran rehabilitasi drainase itu bersumber dari Dana Pinjaman Daerah tahun 2026. Pekerjaan itu dituangkan dalam nomor kontrak kerja : PUPR.600.1.8.3/417/PPK.REH.DRS.CK.PD/XI/2026, yang ditandatangi pada tanggal 2 September 2026” ungkap Sipri
Menurutnya, proses pekerjaan drainase diawasi oleh konsultan dari CV. Tika Kreatif Desain Konsultan. Dan proyek itu dilaksanakan selama 90 hari kerja.
Sipri yang juga menjabat Kepala Bidang Cipta Karya, mengatakan selain kegiatan rehabilitasi, pemerintah juga mengalokasikan anggaran dari APBD tahun 2026 untuk kegiatan Enam paket pembangunan baru drainase di sejumlah wilayah kecamatan Langke Rembong.
“Enam paket pembangunan baru ini melalui sistem pengadaan langsung (PL), yakni dua paket di wilayah Nekang, Satu paket di Carep, Leda, Ngali Leok, dan wilayah Pitak. Jadi tahun ini kita ada enam paket PL dan satu paket yang tender,” tukasnya.
Sementara, kata dia, papan informasi proyek dipajang pada titik nol pekerjaan, yakni berlokasi di Konggang-Waso. Dan material pembangunan drainase,khususnya
pasir bersumber dari kuari yang ditetapkan.
“Semuanya pasir Bondo-Manggarai Timur,” ucapnya.
Warga Apresiasi
Flori Kantur, warga Kelurahan Waso menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas rehabilitasi dan pembangunan darinase di wilayah kota Ruteng. Pasalnya, genangan air selama ini menjadi kelurahan warga.
Bahkan, kata dia, air hujan mengalir di badan jalan dan masuk ke rumah warga.
Sehingga, rehabilitasi drainase sangat dibutuhkan saat ini. Kendati demikian, Ia meminta penyedia jasa untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan petunjuk teknis dan standar spesifikasi.
“Tentu dengan harapan hasil pekerjaan itu baik adanya, baik menurut aturan maupun asas manfaat bagi masyarakat,”tutupnya. Kons Hona










