Paket SIAGA; Utamakan Peningkatan Akses Air Bersih

Keterangan Foto: Bakal Calon Gubernur NTT, Brigjen TNI, Simon Petrus Kamlasi (SPK), saat memperkenalkan diri kepada Tim Relawan dan Simpatisan Paket Gacor di Sekber Kantor DPC PKB Kota Kupang, Kamis (22/8/2024) malam. (Dok: TD/ranakanews.com)

KUPANG, RANAKANEWS.com – Bakal Calon (Balon) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Simon Petrus Kamlasi (SPK), Kunjungan di Kantor  Sekretariat Bersama (Sekber), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kupang pada Kamis (22/8/2024).

Kunjungan Balon Gubernur NTT, SPK, itu bertujuan untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat Kota Kupang dan Tim Relawan dan Simpatisan Paket Gacor dalam Pilkada 27 November mendatang.

“Salah satu program unggulan dari paket SIAGA (Simon Petrus Kamlasi- Adrianus Garu adalah peningkatan akses air bersih,” katanya.

Dia menekankan bahwa program ini tidak mahal dan prioritas utamanya adalah meningkatkan akses air bersih sebelum melakukan upaya lainnya.

Menurut SPK, akses air bersih sangat penting dalam mengatasi kemiskinan.

SPK mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), akses air bersih yang layak di NTT baru mencapai 20 persen, sementara 80 persen masih dalam kondisi yang kurang memadai.

Paket  SIAGA berkomitmen untuk menyelesaikan masalah air bersih ini untuk seluruh rakyat Nusa Tenggara Timur ke depan.

Selain itu, SPK juga menyebutkan pentingnya mempromosikan pakaian adat daerah. Dengan cara ini, UMKM penenun dapat memperoleh konomi yang baik dan produk tenun NTT dapat dikenal lebih luas.

Dia berencana untuk melanjutkan dan menyempurnakan upaya tersebut.

Dalam hal pelaksanaan program, SPK menegaskan perlunya penegakan aturan yang tegas serta percepatan pencapaian hasil.

SPK menekankan pentingnya disiplin kerja dan kreativitas terukur dalam mencapai tujuan.

Paket SIAGA kini telah mengantongi dukungan total 16 kursi, yang terdiri dari NasDem (8 kursi), PKB (7 kursi), dan PKS (1 kursi), dalam persiapan menuju Pilgub NTT 2024. (TD)

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version