Partai NasDem NTT Resmi Daftar di KPU, Dinyatakan Diterima

KUPANG, RANAKANEWS.com- Partai Nasional Demokrat (NasDem) Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi mendaftarkan bakal calon anggota legislatif di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 11 Maret 2023.

Hari ini kami melakukan pendaftaran bakal calon legislatif di KPU NTT. Puji Tuhan proses pendaftaran berjalan lancar, dan berkas kami dinyatakan telah diterima.

Demikian disampaikan oleh Sekretaris DPW Partai NasDem Yusak Meok didampingi  anggota Fraksi NasDem NTT Inosensius Fredy Moi dan Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik  Partai NasDem, Elias Jawamara kepada wartawan usai mendaftar di KPU NTT pada Kamis (11/5/2023).

Yusak mengatakan bahwa Partai NasDem mempunyai target untuk memenangkan calegnya di seluruh Dapil yang ada.

“Target kita seluruh dapil kami target suara terbanyak,” bebernya.

Selain itu, tambah Yusak, NasDem memiliki target agar bisa memegang palu pimpinan di legislatif.

Ia menyebutkan, jika Partai NasDem mempunyai target seluruh Dapil 93 Dapil, untuk DPRD 8 Dapil, DPR NTT dan 2 (dua) Dapil.

Terkait pemilihan busana daerah yang dikenakan pada saat mendaftar, menurut Yusak, hal itu demi mengajak masyarakat untuk mencintai keberagaman.

“Keberagaman itu indah. Partai NasDem selalu menunjukkan bahwa kita berada di daerah yang plural,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik Partai NasDem, Elias Jawamara menyebut jika Partai NasDem memiliki semangat restorasi.

“Itu terlihat dalam bacaleg banyak sekali keterwakilan kaum muda,” kata bakal calon legislatif Dapil  3 Sumba; Sumba Timur, Sumba Tengah,  Sumba Barat, Sumba Barat Daya.

Untuk diketahui, Partai NasDem merupakan partai ke empat yang mendaftar ke KPU NTT. Pendaftaran dilakukan juga oleh seluruh DPW di Indonesia.

Sementara itu Ketua DPRD NTT, Ir. Emelia J.Nomleni menyatakan dukungan terhadap Bacaleg Perempuan.

“Berharap bahwa dia (perempuan,red) tidak hanya sekedar menjadi pelengkap. Dan sekali lagi perempuan bukan hanya sebagai pelengkap tetapi dia harus menjadi penentu juga di dalam kontestasi ini. Jadi bukan hanya laki-laki tetapi perempuan juga bisa,” tandas Emi Nomleni.

Dikatakan, kuota 30 persen itu diberikan, itu kan batas minimal, tetapi batas maksimal itu berapa saja.

“Nah sampai hari ini juga cukup sulit untuk mendapatkan perempuan yang mau dan siap untuk maju dalam kontes ini. Dan di partai walaupun ada banyak kader  perempuan yang kita siapkan tapi tentu kita berharap makin banyak perempuan yang mau maju. Jadi bukan hanya laki-laki tetapi perempuan juga bisa!,” akui Emi penuh optimis.

Ia meyakini bahwa buktinya ada banyak perempuan yang dalam keterbatasan jumlah saja sudah muncul.

“Kalau ruang itu diberikan, mari kita bergandengan tangan harus maju, dari partai mana saja. Kuncinya harus semangat, membekali diri dengan berbagai hal untuk maju. Dan bisa! perempuan pasti bisa !,” tegas Emi. (RN)

 

 

error: Konten dilindungi!
Exit mobile version